Friday, 21 September 2018

Proyek (Guardrail) Terindikasi Korupsi,Tidak Sesuai RAB

post-top-smn
Pekerjaan yang terindikasi tidak sesuai RAB.

Pekerjaan yang terindikasi tidak sesuai RAB.

Banyuwangi, SMN – Proyek pengadaan dan pemasangan pagar pengaman jalan (Guardrail) di Banyuwangi dengan nilai HPS sebesar Rp 1.759.853.000,-  melalui sumber dana DPA – SKPD APBD Propinsi Jawa Timur tahun anggaran 2016 yang dikerjakan CV. Indah Jaya Banyuwangi terindikasi korupsi.

Berdasarkan surat keputusan Kepala unit pelayanan pengadaan UPT Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa dengan no. SK. 188/3576/208,7/2015 tertanggal 11 Desember 2015 telah mengadakan evaluasi penawaran terhadap surat penawaran yang masuk pada pembukaan penawaran paket dimenangkan oleh CV. Indah Jaya dengan penawaran terkoreksi sebesar Rp 1.698.340.000,-  tertanggal 08 maret 2016 pokja 63 UPT Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa.

Seperti diungkapkan Setyo Ketua Lembaga anti korupsi ketika ditemui SMN mengatakan, terkait dengan realisasi pekerjaan yang dilakukan oleh pihak CV dinilai dalam hal pengerjaannya terindikasi menyimpang dari RAB yang sudah ada. Dilihat dari galian dan campuran pasangan hingga kedalaman sudah jelas tidak sesuai dengan ukuran yang ditentukan. Begitupula dengan bahan yang digunakan diduga kuat ukurannya tidak sesuai.

“Pada awal galian tidak sedalam ukuranyang ada pada RAB. Sebelum dilakukan pengecoran hanya dimasukkan pada lubang dan langsung ditumpuki material batu semen. Itupun jika cocokan dengan gambar sudah tidak sesuai. Sehingga, pekerjaan ini bila dari awal dikerjakan tidak sesuai dengan RAB berarti sudah jelas – jelas hal ini masuk pada kategori korupsi. Karena, pekerjaan ini merupakan sebuah media pengaman bagi kendaraan umum yang melewati perlintasan disepanjang jalan itu. Bila tidak sesuai dengan spesifikasi dan tidak sesuai standar sama saja secara tidak langsung akan berdampak,” Bebernya.

Hasil pantauan dilapangan ketika berada di 4 (empat) titik lokasi pekerjaan pagar pengaman jalan sudah tuntas dikerjakan 100 persen. Namun, dalam pekerjaan itu mengenai tinggi besi penyangga variatif dan tingginya tidak sama.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur CV. Indah Jaya ketika dihubungi via ponselnya hanya mengatakan bahwa ia tidak mengetahui kalau pekerjaan itu tidak sesuai dengan dengan RAB. Ia hanya mengatakan akan melakukan croscek ke lapangan.

Disisilain, Lembaga anti korupsi yang telah menemukan adanya indikasi penyimpngan pekerjaan ini rencananya akan menindaklanjuti melaporkan ke Kejaksaan Tinggi di Surabaya.(Edhi)

post-top-smn

Baca berita terkait