Saturday, 15 December 2018

Pra Sarana Taman Wisata Tawun Mulai Rusak

post-top-smn

kolam renang anak di Tawun, lantai tepi areal kolam kotor dan licin serta berbahaya untuk anak

Ngawi SMN – Taman Wisata Tawun butuh perhatian. Ini menilik dari banyaknya pra sarana di lokasi tersebut yang mulai rusak. Beberapa kerusakan yang bisa dilihat misalnya pada kawasan untuk berswafoto. Miniatur rumah-rumah kurcaci yang sebenarnya menarik untuk menjadi latar belakang berfoto, tampak kotor. Di salah satu rumah tersebut bahkan ada yang sengaja buang kotoran dan menjijikkan. Rumah panggung yang kesannya unik, megah dan cantik bahkan tampak kusam. “Kami tak akan mengizinkan anak-anak naik tangganya karena takut kalau jatuh, kesannya kok kurang kokoh,” ungkap Muhtar, pengunjung dari Ngawi.
Pada wahana flying fox juga terlihat kerusakan yang nyata. Tali temali yang bergelantungan tampak tak terawat. Masalah kebersihan juga harus mendapat penanganan serius. Melihat kolam apung yang menyenangkan digunakan berperahu bebek, bisa hilang selera karena banyaknya sampah plastik yang berserakan. “Kotor dan tak ada pengelolan, penyediaan tempat sampah juga minim,” ungkap Ida, salah satu pengunjung. Pada area kolam renang anak bagian selatan, notabene merupakan bangunan baru. Namun, lantai tepi areal kolam tampak kusam, kotor dan licin serta terlihat jarang tersentuh pemeliharaan yang memadai.
Penanganan serius untuk pengelolaan wisata Tawun seharusnya menjadi perhatian bagi Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora). Apalagi, Tawun adalah salah satu lokasi wisata yang murni menjadi aset pemkab. Tempat-tempat wisata sejenis di Ngawi, sebagian besar masih berbagi pengeloaan dan hasil retribusinya dengan pihak lain.
Perbaikan prasarana Tawun sendiri juga belum genap tiga tahun lalu terlaksana, sehingga sangat disayangkan bila dalam waktu singkat sudah rusak.
post-top-smn

Baca berita terkait