Friday, 19 October 2018

Polsek Cicurug Gelar Cipkon Operasi Pekat Enam Pasangan Pasutri Palsu Terciduk Di Savanna Green Hotel

post-top-smn

SUKABUMI SMN – Muspika yang dipimpin oleh Kapolsek wilayah melakukan operasi KKYD atau Cipta Kondisi (Cipkon) operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) ke Savanna Green Hotel (Hotel Savanna) yang berlokasi di Jln Raya Siliwangi No 19, Desa Nyangkoek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 29/07/18 Pukul 00 : 00 WIB.

Disamping melakukan operasi C3 (Curat, Curas dan Curanmor) Aparat Kepolisian juga melakukan Cipta Kondisi (Cipkon) operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di Hotel-hotel dan Losmen yang diperkirakan adanya kegiatan yang tidak sesuai. “Kegiatan ini sudah saya laksanakan dengan tim, TNI dan Satpol PP, bahwa ada beberapa pasangan suami istri yang indikasinya ternyata bukan pasangan suami istri, dan dengan itu kami lakukan pembinaan melalui Anggota Satpol PP sebagai Petugas Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat”, Terang Simin A Wibowo Kapolsek Cicurug.

Lanjut Simin, ini adalah operasi Pekat yang kedua kalinya dilaksanakan di Green Savanna Hotel Cicurug dan tercatat ada 6 pasangan yang mengaku sebagai Pasutri (Pasangan Suami Istri) berbeda alamat di identitasnya, Untuk tindak lanjut kita akan melakukan operasi ke semua Hotel-hotel di Wilayah Cicurug.

Dan mulai hari ini kita akan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap bahaya Narkoba termasuk Senjata Api dan Bahan Peledak. Tegasnya.

Sementara pemilik Hotel Hj Ipon mengatakan,” Saya tidak keberatan untuk diadakannya operasi Pekat yang dilakukan oleh Kepolisian, karena itu sudah menjadi kewajiban dari pihak Kepolisian, yang penting dari awal kita sudah selektif kepada semua pengunjung yang akan menginap, bila ada apa-apa saya tidak bertanggung jawab karena saya sudah memperingati dari awal,” Ungkap Pemilik hotel kepada Wartawan SMN.

Kapolsek Cicurug juga menghimbau kepada pemilik hotel bahwa dalam menerima tamu harus diselektif terlebih dulu dan dilihat dari identitas KTP,  jika tidak sesuai alamatnya jangan diterima, dan kita akan membuat surat kepada Pemerintah Daerah (Pemda) tentang Perijinan yang tentunya nanti mereka akan secara profesional untuk mengecek kelapangan. Tutupnya.

post-top-smn

Baca berita terkait