Monday, 23 July 2018

Polrestabes Medan, BNNP Sumut dan Polisi Mititer (PM) Razia 5 Diskotik Ternama Di Kota Medan, 80 Positif Mengkonsumsi Narkoba, 3 Oknum Tokoh Publik Kabupaten Palas

post-top-smn
raZUA-1
Medan, SMN – Razia gabungan Polrestabes Medan dari Satuan Narkoba, Reskrim, Sabhara, Intelkam, serta Provos Polrestabes Medan yang melibatkan personil Polisi Militer (PM) dan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Sumut, Minggu (22/10) dini hari melakukan razia lima diskotik ternama yang ada di Kota Medan sehingga ratusan penikmat hiburan malam sontak panik dan berusaha melarikan diri.
Dalam razia yang dipimpin oleh Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Doni S menjelaskan razia pemberantasan narkoba di lokasi hiburan malam tetap dilaksanakan secara rutin sesuai perintah dari Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho.
Informasi yang dihimpun Suara Media Nasional dari 5 diskotik yang dirazia yaitu Diskotik Delta, Diskotik Super, Diskotik D’Blues, Diskotik Lee Garden dan Bar Pronto. Pada saat penggeledah dan pemeriksa urine semua pengunjung 5 diskotik yang dirazia, hanya Diskotik Super dan Diskotik D’Blues, polisi tidak menemukan satu pun pengunjung yang terindikasi narkoba.
Sedangkan 3 diskotik lainnya yaitu Diskotik Bar Pronto mengamankan 4 wanita dan 1 pria dan Diskotik LG mengamankan 20 pengunjung wanita dan 43 pria dan 86 pengunjung lainnya diboyong ke Mako Sat Sabhara Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine.
Sementara di Diskotik Delta yang mengamankan 9 pengunjung wanita dan 3 pria dari tokoh publik Kabupaten Palas berstatus Ketua DPRD Kabupaten Palas, Syahwil Nasution, bersama Sekretaris Dewan, Panguhum Nasution beserta seorang staf sekwan, terjaring razia narkoba yang diduga positif mengonsumsi amphetamine.
Dalam kaitan itu, Doni menghimbau kepada para pengelola diskotik untuk turut serta memberantas peredaran narkoba dan mengawasi para pengunjungnya. Sebab, jika pengelola hiburan malam tidak mendukung pemberantasan narkoba, polisi akan menindak tegas pengelola lokasi hiburan malam tersebut. “Pengelola hiburan malam yang tidak mendukung pemberantasan narkotika di lokasi usahanya akan kita tindak tegas,” ujar lulusan Akpol 2000 tersebut kepada Suara Media Nasional. (Ohiruddin Lubis)
post-top-smn

Baca berita terkait