Saturday, 20 October 2018

Polres Ponorogo Bekuk Pelaku Curanmor

post-top-smn

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant saat menunjukkan BB pelaku pencurian kendaraan bermotor di halaman Mapolres Ponorogo.

Ponorogo, SMN –  Satuan reskrim yang tergabung dalam jajaran Polres Ponorogo unit Siman kembali bekuk pelaku curanmor yang sering kali menjadi momok bagi pemilik kendaraan bermotor.

Pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2018 Wib Sekitar pukul 22.30 telah terjadi pencurian kendaraan bermotor 1 unit YAMAHA XEON tahun 2011 nopol B 6291 PRJ milik Heri Sukamto, Jalan Sri Utomo RT 003, RW 002 Desa Madusari Kecamatan Siman sebagai korban di Desa Madusari, Kecamatan. Siman, Kab. Ponorogo, yang dilakukan  dua orang saudara kembar tinggal serumah berinisial RDS (23) dan RES (23) bin Misiran, Jalan Pandean RT 01, RW 03, Dusun Ngujung, Kecamatan Sukorejo.

Mengetahui kendaraanya hilang, korban segera melapor ke Polsek terdekat Atas dasar laporan korban sat reskrim unit Siman segera sigap melakukan pencarian, dan berhasil meringkus pelaku beserta barang bukti kejahatannya berupa YAMAHA XEON ( hasil curian) dan HONDA SUPRA ( milik pelaku sebagai sarana dalam aksinya).

info yang berhasil dihimpun SMN dari Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, dirinya membenarkan dan menjelaskan hal tersebut di atas. Menurutnya Kejadian pencurian pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2018 bermula dari niat pelaku pergi ke Siman untuk menonton musik Elektone dengan berboncengan mengendari Sepeda motor HONDA SUPRA AE 6681 VB, ketika akan memarkir sepeda motor, keduanya melihat YAMAHA XEON diparkir dengan kunci masih menancap dan menempel, dari situlah niatan pelaku berubah untuk mencuri dengan membawanya kabur dan menjualnya melalui Medsos dengan harga Rp 700.000 untuk membeli HandPhone.

“Pada saat menjualnya di Medsos inilah anggota kami memancing dan menangkap pelaku pada tanggal 2 Agustus 2018 pukul 23.30 WIB. Setelah dilakukan interogasi pelaku mengaku baru melakukan pencurian 1 kali ini atau baru pertama kali, namun kami akan kembangkan lebih lanjut dan pelaku kami jerat dengan pasal 363 dengan ancaman hukuman lima tahun,” pungkasnya. Taksiran Kerugian material Rp. 7.000.000,- (tujuh juta rupiah). (Wied)

 

post-top-smn

Baca berita terkait