Tuesday, 23 July 2019

PMI Lumajang Peduli Kekeringan

post-top-smn

Pertemuan pengurus PMI Kabupaten Lumajang dengan Bupati dan Wabup Lumajang, di ruang Mahameru kantor bupati, Selasa (23/10)

Lumajang, suaramedianasional.co.id – Tak hanya peduli dan mengurus stok darah, Palang Merah Indonesia Cabang Kabupaten Lumajang juga tak henti bekerja membantu masyarakat. Ini dilakukan PMI dengan bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam membantu daerah-daerah yang mengalami kekeringan. Akibat kemarau panjang, beberapa desa di Lumajang pun tak luput dari kesulitan air bersih. “Dalam hal inilah, PMI turun tangan, ikut membantu daerah-daerah yang kekeringan dengan bekerjasama dengan BPBD dalam dropping air bersih,” ujar Budi Santoso, Ketua PMI Kabupaten Lumajang.

Peran serta PMI dalam mengatasi masalah-masalah darah dan problem masyarakat lainnya mengemuka saat temu pengurus PMI Lumajang bersama Bupati, Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Indah Amperawati, Selasa (23/10). Menurut Budi Santoso, ketua PMI cabang Lumajang, Tugas PMI adalah membantu Pemerintah, untuk menangani kebencanaan maupun pelayanan darah. Keterlibatan PMI dalam bantuan air bersih ini tak lepas dari peran serta PMI dalam menyambungkan kerjasama antara Pemkab, PMI dan salah satu produsen seluler besar dari Korea. “Kita dapat menarik sumber mata air dari Kabupaten Probolinggo, melalui Dusun Sido Dadi, yang berjarak 14 Km dari lokasi rentan kekeringan,” terangnya.

PMI juga memiliki beberapa program yang akan dilakukan sebagai rangkaian peringatan HUT PMI diantaranya, Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) yang melibatkan kader-kader muda Pramuka dan penggiat PMI, dilakukan di hutan mauni Penanggal Kecamatan Candipuro, 2-4 Nopember 2018. “Peringatan HUT PMI nanti juga akan dimeriahkan dengan jalan santai yang melibatkan masyarakat Lumajang,” ungkap Budi Santoso.

Peran PMI yang tak henti terlibat dalam penanganan kebencanaan dan pelayanan darah ini, mendapat apresiasi positif dari bupati maupun wabup. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq atau acap disapa Cak Thoriq, mengaku salut atas kinerja pengurus PMI, termasuk dalam pelayanan bencana kekeringan di bbeberapa desa di Lumajang. “Saat ini sudah ada 6 armada truk tangki yang disediakan Pemkab Lumajang, namun tentu problem kekeringan keterkaitannya panjang, tak cukup hanya diberi dropping air lantas selesai,” ungkap Cak Thoriq.

Sedangkan Wabup Lumajang, Indah Amperawati, menitipkan pesan agar PMI ikut serta mendukung program pemerintah dalam menekan angka kematian ibu melahirkan. Wabup berharap, agar PMI selalu tanggap, apabila ada ibu melahirkan yang mengalami pendarahan dan membutuhkan bantuan darah. “Karena pada kasus tertentu saat melahirkan dibutuhkan juga ketersediaan darah ini, misalnya bila ibu harus melahirkan dengan operasi,” ungkapnya.  (tik)

post-top-smn

Baca berita terkait