Friday, 24 May 2019

Plt Sekda Drs Kusprigianto, Buka Kegiatan Kampanye Trenggalek Bebas Anemia

post-top-smn

Trenggalek, SMN – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dearah Kabupaten Trenggalek didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB membuka kegiatan sosalisasi dan kampanye Trenggalek Bebas Anemia. Kegiatan yang bertema “Lawan Anemia, Tingkatkan Semangat Berkarya” tersebut di gelar di halaman selatan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (29/3/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes PPKB) Kabupaten Trenggalek, dr. Sugito Teguh, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kabupaten Trenggalek masih memiliki masalah diantaranya banyaknya anak-anak yang mengalami pertumbuhan yang kurang.

“Setelah di pelajari, salah satu penyebabnya adalah sejak remaja putri sampai menjadi wanita usia subur sampai menjadi ibu hamil dan melahirkan anak banyak yang mengalami anemia atau kekurangan darah,” ungkapnya.

Data di Dinkes PPKB tahun 2017 yang lalu, menunjukkan penderita anemia pada remaja putri berada pada kisaran 27 persen. Atau satu dari empat remaja putri menderita anemia.

“Karena itu kita perlu mengadakan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan pengetahuan kepada remaja putri kita, orang tua murid, dan seluruh masyarakat tentang pentingnya tablet tambah darah untuk remaja putri SMA dan SMP, termasuk juga wanita hamil dan ibu-ibu pada usia subur,” terang dr. Teguh.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, M.M., pada sambutannya menyambut baik kegiatan sosialisasi sekaligus kampanye Trenggalek Bebas Anemia tersebut.

“Berdasarkan Global Nutrition Report pada tahun 2014, Indonesia termasuk dalam 47 dari 122 negara yang mempunyai masalah anemia pada wanita usia subur,” jelasnya.

“Kalau melihat angka prosentase tadi, ini juga agak tinggi, jadi kami berharap peran serta para guru untuk memberikan wawasan kepada remaja putri, Bapak Kepala Dinas juga bisa memberdayakan Puskesmas-Puskesmas di masing-masing Kecamatan untuk memberikan support kepada masing-masing sekolah,” imbuh Drs. Kusprigianto. (Humas/Adv/Ed)

 

post-top-smn

Baca berita terkait