Saturday, 15 December 2018

Petani Tebu Minta Harga Gula Dibeli Rp 9.700 Per Kilogramnya

post-top-smn

JEMBER, SMN – Pada tahun 2017 yang lalu, Badan Urusan Logistik (Bulog) telah mendapatkan tugas untuk membeli Gula Petani di harga Rp 9.700 per kilogramnya,  namun hal itu tidak jalan karena ada sebagian Petani yang tidak sependapat Gulanya di jual melalui Bulog.

“Bahkan waktu itu ada yang mengatasnamakan Organisasi Petani Tebu melaporkan Bulog ke KPPU, karena Bulog dianggap pembelian Gula Petani ke Bulog adalah sebuah monopoli belaka,” Ketua Dewan Pembina DPP Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), HM Arum Sabil, kepada media ini.

Menurutnya, padatahun 2018 ini,  karena harga gula terus merosot dan tidak terkendali, maka APTRI  mendorong agar pemerintah dapat ikut mengamankan harga Gula Petani.

“Minimal Guka Petani ada di harga Rp 9.700 sd 10.500 per kilogramnya, dengan menugaskan Bulog. Insya Allah satu dua hari kedepan sudah ada keputusan, jadi petani sudah bisa lega,” terangnya saat akan berangkat menuju Jakarta.

h Arum, menuju Jakarta guna memperjuangkan nasib para petani tebu pada musim giling 2018 ini, yang didampingi oleh Ketua DPD APTRI PTPN XI H Sunardi Edy Sukamto, H Mawardi, H Mubin, Beta dari Federasi Serikat Pekerja Perkebunan, Andre dari Serikat Pekerja Perkebunan PTPN XI dan Frenky P staf Dewan Pembina DPP APTRI.

“Saya ke Jakarta ini guna menemui Menteri BUMN, Rini Sumarno, nanti akan kami bahas  terkait pembelian gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram oleh BULOG. Semoga BUMN siap menugaskan BULOG untuk segera membeli gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram, atas dasar surat dari Menteri Perdagangan sebagai penugasan pemerintah,” ulas H Arum lagi.

Selain menemui Menteri BUMN, H Arum juga mengatakan kalau beliau akan menemui Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. Yang mana H Arum akan menyampaikan rujukan Menteri BUMN dan menanyakan surat penugasan ke BUMN untuk pembelian Gula petani oleh pemerintah.

“Alhamdulillah hasil bertemu dengan Menteri Perdagangan, Rabu (11/7) kemarin sudah dirapatkan dengan Kemenko Ekonomi untuk Rapat Koordinasi  terbatas, yang hasil dari keputusannya itu akan dijadikan dasar bersurat ke Menteri BUMN penugasan kepada pihak BULOG untuk melakukan pembelian gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram, tidak boleh kurang,” bebernya.

Dan dikatakan Ketua DPD APTRI PTPN XI, H Sunardi Edy Sukamto yang ikut dalam pertemuam tersebut menjelaskan juga bahwa Menteri Enggar menyampaikan bahwa surat penugasan teraebut akan secepatnya diselesaikan dalam waktu 2 hari.

“Ini menurut saya sebagai langkah sinkronisasi antar Kementerian Perdagangan dan BUMN, bahwa dalam surat penugasan tersebut BULOG wajib membeli gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram,” katanya.

Kata H Edy, jika dalam pembelian dan penjualan gula petani oleh BULOG sebagai penugasan Pemerintah terjadi kerugian, maka hal itu ditanggung oleh Negara.

“Dengan demikian dihimbau kepada seluruh jajaran DPD dan  DPC APTRI, petani untuk menunda penjualan gula menunggu kebijakan resmi pemerintah, diumumkan,” pungkasnya.

Sementara ini, dari informasi yang diperoleh awak media, bahwa Gula petani yang berada di Pabrik Gula Jatiroto sampai dengan bulan Juni 2018 ada sekitar 2.645.983 kilogram. Jika dikalikan dengan Rp 9.700 per kilogram, maka jumlah yang akan dibeli pihak Bulog sebasar Rp 26 milyar, hanya di satu pabrik gula saja. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait