Wednesday, 23 May 2018

Peringatan Maulid Nabi 1438 H/2016 M Pemkab Mojokerto, Membangun Diri Dari Teladan Nabi Muhammad Saw

post-top-smn
Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi saat memberikan sambutan di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H/2016 M yang digelar di Pendopo Graha Majatama, Rabu (7/12).

Kab. Mojokerto, SMN – Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, mengajak kepada seluruh karyawan karyawati Pemerintah Kabupaten  Mojokerto untuk mengambil hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H/2016 M  bertema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Sebagai Bekal Membangun Pribadi Yang Unggul”  yang digelar di Pendopo Graha Majatama, Rabu (7/12) pagi.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Mojokerto sekaligus ketua panitia acara, Akhmad Jazuli melaporkan dalam sambutannya, bahwa peringatan Maulud Nabi yang diperingati tiap tahun ini bertujuan untuk menumbuhkan dan menegakkan kembali rasa cinta serta meneladani perilaku  dan perbuatan mulia Nabi Muhammad SAW dalam langkah kehidupan. Termasuk teladan yag baik kepada seluruh entitas Pemkab Mojokerto.

“Semoga dengan peringatan ini dapat menjadikan motivasi bagi karyawan dan karyawati untuk lebih baik dalam mengabdi dan menjalankan tugas melayani masyarakat Kabupaten Mojokerto,” ucapnya.

Wakil bupati lewat sambutan resminya turut menyampaikan, bahwa pembangunan mental spiritual keagamaan harus selalu ditingkatkan guna mengembangkan dan mensejajarkan dengan pembangunan fisik di Kabupaten Mojokerto, utamanya infrastruktur.

”Hendaknya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW  tidak dilaksanakan sekedar seremonial, namun harus menjadi momentum untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai figur tunggal yang menjadi teladan utama. Selain itu marilah kita semua bersatu  dalam membangun Kabupaten Mojokerto ke depan yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi kali ini juga diisi oleh pengajian dan siraman rohani oleh K.H. M. Syukron Djazilan Badri yang juga seorang dosen dari UIN Sunan Ampel, Surabaya. Melalui tausyiah, dirinya  mengajak kepada kita  untuk selalu meneladi sifat  Nabi Muhammad SAW yakni  tidak Sombong dalam kehidupan baik dalam keluarga maupun  bermasyarakat.

post-top-smn

Baca berita terkait