Sunday, 24 June 2018

Penyerahan SPPT PBB-P2 Kabupaten Kediri Tahun 2017

post-top-smn
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno saat menghadiri acara penyerahan SPPT PBB-P2 Kabupaten Kediri di Gedung Bagawanta Bhari, Senin (23/ 11/2017) lalu

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno saat menghadiri acara penyerahan SPPT PBB-P2 Kabupaten Kediri di Gedung Bagawanta Bhari, Senin (23/11/2017) lalu

Kediri, SMN – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kediri menggelar acara penyerahan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak terhutang) PBB-P2, pada hari Senin tanggal 23 Januari 2017 yang bertempat di Gedung Bagawanta Bhari.

Acara penyerahan SPPT PBB-P2 ini dihadiri oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno, Sekretaris Daerah H. Supoyo, SH. MSi, Tim intensifikasi PBB-P2 Kabupaten Kediri, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kediri, Camat dan kepala desa se-Kabupaten Kediri.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri H. Supoyo, SH. MSi, menjadi Ketua Tim Intensifikasi PBB-P2. Dalam laporannya, Sekda menjelaskan pokok Ketetapan Sementara PBB-P2 Kabupaten Kediri tahun 2017.

“Target di Tahun 2017 sebesar Rp 70.343.236.189,- dari jumlah SPPT 809.726 lembar. Jika dibandingkan dengan pokok Ketetapan Tahun 2016, terdapat kenaikan sebesar 6,30% yang berasal dari Jumlah Ketetapan Rp 66.193.272.471,- dengan jumlah SPPT sebanyak 806.843 lembar,” terang H. Supoyo, SH. MSi.

SPPT PBB-P2 tahun 2017 ini diserahkan lebih awal dengan harapan dapat memberikan kesempatan yang cukup kepada petugas pemungut untuk mendistribusikan kepada wajib pajak. Sehingga wajib pajak dapat membayar pajak terhutang selambat-lambatnya 6 bulan sejak diterimanya SPPT PBB-P2, dengan jatuh tempo pembayaran pada 31 Juli 2017.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno berharap kepada semua pihak yang terlibat dalam pemungutan PBB-P2, mulai dari Tim Intensifikasi, Camat, Kepala Desa/Lurah dan para petugas pemungut dapat mengajak Wajib Pajak utnuk segera melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo.

“Penerimaan PBB-P2 tahun 2017 diharapkan mampu memberikan kontribusi kepada Pendapatan Asli daerah sebesar 23%. Oleh karena itu kepada semua aparat yang terlibat mulai dari Tim Intensifikasi, Camat, Kepala Desa/Lurah dan para petugas pemungut dapat saling bekerja sama untuk mensukseskan pemungutan PBB-P2 tahun 2017,” kata dr. Hj. Haryanti Sutrisno. (Kominfo/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait