Tuesday, 25 June 2019

Pengembangan Optimasi Lahan di Kabupaten Kediri

post-top-smn

Kediri Lahan

Foto: Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno bersama Direktur Perluasan dan Pengelolaan Lahan Kementerian Pertanian Ir. Prasetyo Nuchsin, MM, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Ir. Widodo Imam Santoso, M.AB, dan Kasdim 0809 Kediri Suko Edi

Kediri, SMN – Ketahanan pangan menjadi perhatian utama Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ditargetkan dalam 3 tahun kedepan, Indonesia sudah swasembada pangan. Pembenahan demi pembenahan telah dilakukan hingga daerah, tak terkecuali Kabupaten Kediri.

Dalam rangka Sosialisasi Program Pengembangan Optimasi Lahan di Kabupaten Kediri yang diselenggarakan di ruang rapat Monumen SLG (Simpang Lima Gumul), Jum’at (20/2) terhadap calon penerima program tersebut, yang dihadiri oleh Direktur Perluasan dan Pengelolaan Lahan Kementerian Pertanian Ir. Prasetyo Nuchsin, MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa program ini untuk mendukung akselarasi terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional khususnya Swasembada komoditas Padi di Indonesia.

Namun demikian Prasetyo juga menyatakan bahwa ternyata Kabupaten Kediri tidak hanya potensi tanaman padi saja, hasil pantauan beliau di beberapa wilayah disini, ternyata tanaman lain seperti jagung, tebu, sayuran dan holitkultura lainnya banyak ditanam para petani. Ini menunjukkan bahwa kesuburan tanah pertanian di Kabupaten Kediri sangat bagus. Untuk itu beliau sangat mendukung dan optimis bahwa Program Pengembangan Optomasi Lahan di Kabupaten Kediri akan berjalan sukses. Tambah Prasetyo.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Ir. Widodo Imam Santoso, M.AB menjelaskan bahwa Program Pengembangan Optimasi lahan ini harus dilaksanakan dengan maksimal. “Optimasi lahan merupakan salah satu program untuk meningkatkan ketahanan pangan khususnya komoditas padi. Diharapkan para petani dapat memanfaatkan teknologi spesifikasi lokasi sehingga para petani dapat meningkatkan hasil produksi padi.” Ujarnya.

Widodo menerangkan Calon Penerima Program Pengembangan Optimasi Lahan di Kabupaten Kediri tahun 2015 ini, berjumlah 13 Kelompok Tani dari 13 Desa yang berbeda dari 8 Kecamatan. Nantinya para peserta (Kelompok Tani) ini akan dibukakan rekening Bank Jatim yang nantinya akan langsung ditransfer dana melalui nomor rekening masing-masing atas nama kelompok tani sesuai dengan luas lahan yang dimiliki.

Adapun Kelompok Tani Calon Penerima Program Pengembangan Optimasi Lahan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Kelompok Tani Subur Makmur Desa Blaru Kecamatan Badas. 2) Kelompok Tani Sido Maju Desa Tertek Kecamatan Pare, 3) Kelompok Tani Sido Mukti Desa Gedangsewu Kecamatan Pare, 4) Kelompok Tani Jaya Makmur Desa Semen Kecamatan Pagu, 5) Kelompok Tani Nyoto Mulyo Desa Tengger Kidul Kecamatan Pagu, 6) Kelompok Tani Tani Subur II Desa Senden Kecamatan Kayen Kidul, 7) Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Kalipang Kecamatan Grogol, 8) Kelompok Tani Sido Rukun II Desa Gambyok Kecamatan Grogol, 9) Kelompok Tani Karya Makmur Desa Blimbing Kecamatan Tarokan, 10) Kelompok Tani Tani Subur DesaTarokan Kecamatan Tarokan, 11) Kelompok Tani Karya Makmur I Desa Bulusari Kecamatan Tarokan, 12) Kelompok Tani Tani Mulyo Desa Selosari Kecamatan Kandat, 13) HIPPA Sumber Asih Desa Tiron Kecamatan Banyakan.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0809 Kediri Letkol Purnomosidi, SIP. yang diwakili oleh Kasdim 0809 Kediri Suko Edi mengatakan bahwa Kodim 0809 Kediri beserta segenap jajarannya akan siap membantu bersama-sama Pemerintah Kabupaten Kediri dan para petani atas terselenggaranya Program Pengembangan Optimasi Lahan di Kabupaten Kediri. “Hal ini merupakan tugas Negara yang harus dikerjakan dengan serius dan sungguh-sungguh karena mendukung ketahanan pangan nasional yang berujung juga kepada ketahanan nasional.” Ujar Suko Edi.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Kediri sangat mendukung terhadap suksesnya Program Pengembangan Optimasi Lahan di Kabupaten Kediri. Program bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dalam rangka Akselerasi terwujudnya ketahanan pangan sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi ini merupakan salah satu perwujudan perhatian yang sangat besar terhadap kawula cilik seperti petani. Hal ini sangat selaras dengan program dan kondisi Kabupaten Kediri yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian petani, ujar dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Untuk itu dr.Hj.Haryanti Sutrisno menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintahan Jokowi kepada Kabupaten Kediri berupa bantuan Program Pengembangan Optimasi Lahan yang akan diterima para kelompok tani. “Selanjutnya kepada Dinas Pertanian dan jajarannya bersama segenap jajaran TNI di Kodim 0809 Kediri agar selalu membantu, mengawal, membimbing dan membina para kelompok tani calon penerima program ini, agar dapat berjalan dengan lancar dan sukses”, tegas dr. Hj. Haryanti Sutrisno. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait