Sunday, 26 May 2019

Penerimaan Dianmas Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 73, Urun Solusi Atasi Kemacetan Simpang 5 Kenanten

post-top-smn

Mojokerto, SMN – Sebanyak 12 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian atau STIK – PTIK Angkatan 73 bakal melakukan pengabdian masyarakat (dianmas) di wilayah jajaran Polda Jatim khususnya Pemkab Mojokerto mulai tanggal 5-9 Februari 2018. Tujuan utama rombongan tersebut disampaikan oleh Kombes Pol Djoko Trisulo selaku Perwira Pendamping, kepada Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Senin (5/2) kemarin di Pendapa Graha Majatama.

     “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dalam hal ini kepada bapak wakil bupati dan jajaran atas penerimaan rombongan kami. Program dianmas dulu berupa bimbingan dan memberi penyuluhan pada masyarakat. Namun kini berubah kebijakannya ke problem solving atau pemecahan masalah. Istilahnya kita ‘urun rembug’ solusi permasalahan yang terjadi, yang dalam kesempatan ini adalah bagaimana mengurai problem kemacetan di Simpang 5 Kenanten,” Jabar Djoko.

     Simpang 5 Kenanten Kecamatan Puri sendiri memang dikenal rawan kemacetan, terutama pada hari-hari besar keagamaan dan tahun baru. Solusi mengurai kemacetan pada jalur tersebut sangat dibutuhkan demi kelancaran bersama. Hal ini juga senada dengan Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, dalam sambutannya.

     “Simpang 5 Kenanten memang cukup padat, terlebih pada hari-hari besar keagamaan dan tahun baru misalnya. Kami harap kegiatan dianmas dari teman-teman mahasiswa STIK-PTIK kiranya dapat memberi masukan dan bahan untuk solusi mengurai kemacetan pada Simpang 5 Kenanten ke depannya,” kata Leo.

     Sementara itu harapan yang disampaikan wakil bupati dalam arahannya, yakni terkait sinergitas dan umpan balik yang akan diterima setelahnya.

     “Saya harap Saudara dapat bersinergi dengan instansi lain untuk sama-sama mencari solusi pemecahan masalah tersebut dan menyerap ilmu yang didapat. Saya juga berharap agar Saudara mendapat feedback atau umpan balik dari masyarakat yang bisa dipakai sebagai referensi dan kajian bagi lembaga,” harap wakil bupati yang hadir didampingi Sektretaris Daerah, Herry Suwito.

post-top-smn

Baca berita terkait