Sunday, 21 October 2018

Pemuda Jatim Menjadi Inspirasi Untuk Membangun Kesadaran Kolektif

post-top-smn
Sarasehan Pemuda Provinsi Jawa Timur

Sarasehan Pemuda Provinsi Jawa Timur

Surabaya, SMN – Semangat dan jiwa para pemuda Jawa Timur harus menjadi inspirasi untuk membangun kesadaran kolektif bangsa guna meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda dengan tetap menjaga eksistensi pemuda dalam percaturan global.

Pemuda dalam kehidupan global akan tetap menjadi eksis apabila menunjukkan sebuah kapasitas kecerdasan yang inspiratif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dan kreatif dalam berbagai kegiatannya. dengan bangga dan berbesar hati, sekali lagi saya dan kita semua tentunya berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh semangat kebersamaan dan kebangsaan yang pada muaranya akan menumbuhkan rasa nasionalisme pada diri generasi muda.

Kadispora Jatim, Supratomo saat membuka sarasehan Pemuda Provinsi Jatim dalam rangka hari Sumpah Pemuda ke 88 dan Hari Pahlawan 2016 di Surabaya, Kamis (17/11) berharap agar kegiatan sarasehan dapat dijadikan sebagai sarana tukar pikiran dan informasi untuk memperoleh solusi cerdas dan terbaik.

Supratomo menjelaskan, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan adalah merupakan tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia, ikrar dan semangat pejuang dianggap kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita negara Indonesia.

Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa dan Hari Pahlawan merupakan semangat perjuangan untuk mempertahankan indonesia dari para penjajah,  ini mengingatkan kepada kita semua akan pentingnya peranan pemuda dalam pembangunan terlebih guna menghadapi berbagai tantangan global yang akan dihadapi bangsa Indonesia di masa datang.

Berusaha dan bekerja keras untuk selalu berprestasi.tekad tersebut telah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga saya harapkan dapat mewarnai bangsa indonesia untuk menapaki jalan sejarahnya sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan uud 1945.

Pada 2015 telah memasuki masyarakat ekonomi Asean yang meliputi komunitas keamanan, ekonomi, dan sosial budaya. era komunitas Asean yang dimulai tersebut, mau tidak mau meminta kesiapan kita untuk mampu bekerja sama secara terbuka dalam mengelola arus barang dan jasa, dan menuntut kesiapan kita untuk berkerjasama dengan berbagai komunitas dari berbagai negara Asean.

Oleh karena itu, pemuda harus bisa mewujudkan pemuda yang santun, cerdas,inovatif  dan berprestasi. hal tersebut dimaksudkan sebagai suatu gerakan moral, sosial, politik, dan budaya agar pemuda memiliki kemampuan dan kinerja yang handal dalam bekerja sama dengan pemuda se-Asean, dan sekaligus mampu membawa nama baik Indonesia di hadapan masyarakat dunia.

Kabid Pengembangan Organisasi Pemuda Dispora Jatim, Dudi Harjantoro mengatakan, Dispora Jatim telah mengupayakan gerakan kemandirian terhadap pemantapan nasionalisme dan identitas kebangsaan. Di samping itu, Dispora Jatim  juga telah mengelola secara terus menerus upaya-upaya pembangunan pemuda berkarakter menuju masa depan yang berkepribadian tangguh, patirotik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai ke-Indonesiaan dengan harapan nilai-nilai tersebut dapat diperlihatkan oleh para pemuda dengan sinergi yang semakin kompak dan bersatu.

Hal ini juga berkaitan dengan undang-undang kepemudaan yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsadan bernegara. praktek pelaksanaan UU kepemudaan tersebut sangat berarti karena diharapkan menjadi “aturan main bersama” dalam peri kehidupan berpolitik, bersosial, berekonomi, dan berbudaya, dan sebagai bagian dari satu landasan hukum dan etik dalam kehidupan berbangsa.

Narasumber dalam sarasehan ini yaitu dari assisten deputi bidang penberdayaan pemuda kementrian pemuda dan olahraga,KNPI dan dari Komisi E,Bangkesbangpol dan Unair dan.diikuti 225 peserta dari organisasi pemuda se Jatim. (her/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait