Tuesday, 19 March 2019

Pemkot Madiun Bersama Dinkes Adakan Pelatihan Sanitasi Ehra

post-top-smn
Ketua kelompok kerja air minum dan penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Dwi Setyo Agus, Suprapto Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Madiun

Ketua kelompok kerja air minum dan penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Dwi Setyo Agus, Suprapto Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Madiun

Madiun, SMN Pemerintah Kota Madiun bersama Dinas Kesehatan Kantor Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUCK), Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas terkait lainnya telah mengadakan pelatihan sanitasi EHRA (Enviroment Healt Risk Assesment), atau pelatihan survei penilaian resiko kesehatan lingkungan di gedung aula Kecamatan Manguharjo yang diikuti oleh 27 Kelurahan se-Kota Madiun senin (7/3/2016).

“Pelatihan survei penilaian resiki kesehatan lingkungan ini bertujuan untuk menggali permasalahan sanitasi yang ada di Kota Madiun. pelaksana atau petugas survei ini terdiri dari ibu-ibu usia 18-60 tahun dari perwakilan masing-masing kelurahan, yang tahu permasalahan resiko kesehatan lingkungan”, ungkap Suprapto Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Madiun.

Suprapto usai acara pelatihan, numerator, supervisor, pengentry dan pengolahan data EHRA menyatakan, hasil survei ini nantinya dijadikan pedomanprogram sanitasi di Kota Madiun. sosialisasi ini sudah kali kedua dilaksanakan di Kota Madiun yaitu tahun 2013 dan sekarang tahun 2016. Program perlepasan pembangunan sanitasi pemukiman (PPSP) ini untuk mereview atau minjau kembali strategi santiasi Kota Madiun (SSK).

“Dari hasil strategi santitasi Kota Madiun (SSK) tahun 2013 lalu sebagian sudah di lakukan implementasi. Di Kota Madiun sudah melakukan jambanisasi, janiban komunal, drainase yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (DPUCK) Kota Madiun brsama dengan Dinas terkati diantaranya, Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) maupun PDAM”, jelas Suprapto.

Ketua kelompok kerja air minum dan penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Dwi Setyo Agus mengatakan “Selama pelaksanaan survei EHRA Dinas Kesehatan Jawa Timur, akan melakukan survei secara acak di masing-masing kelurahan Kota Madiun sampai tanggal 20 Maret 2016 mendatang.

Suasana Pelatihan EHRA

Suasana Pelatihan Sanitasi EHRA (Enviroment Healt Risk Assesment) di Gedung Aula Kecamatan Manguharjo, Madiun (07/03).

Menurut Tim Dinas Kesehatan Jawa Timur, “Kondisi sanitasi di Kota Madiun cukup bagus, terbukti Kota Madiun satu-satunya diseluruh Indonesia yang telah mendeklarasikan diri sebagai kota yang “Open Defication Frei (ODF) atau tidak buang air besar (berak) sembarangan. Selain itu juga Tim dari Dinas Kesehatan Jawa Timur akan selalu monitoring dan menganalisa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, juga akan membantu dalam pelaksanaan entri data sampai selesainya laporan EHRA”, jelasnya Dwi Setyo Agus”.

Adapun data kelurahan yang mau di sampling Tim EHRA tahun 2016 adalah kecamatan Manguharjo: 1) Kelurahan Nambangan Kidul RT.05, 11, 11, 23, 29, 35, 41, 46 petugas Ny. Dessy R. 2) Kelurahan Nambangan Kidul RT. 06, 14, 22, 30, 38, 46, 54, 62 petugas Ny. Wahyu. 3) Kelurahan Manguharjo RT. 05, 09, 13, 17, 21, 25, 29, 33 petugas Ny. Mesinah. 4) Kelurahan Pangongangan RT. 02, 05, 08, 11, 14, 17, 20, 23 petugas Ny. Wahyu Rositari. 5) Kelurahan Winongo RT. 04, 09, 13, 17, 21, 25, 29, 33 petugas Ny. Hartini. 6) Kelurahan Madiun Lor RT. 03, 08, 13, 18, 23, 28, 33, 38 petugas Ny. Purnomo Ade. 7) Kelurahan Patihan RT. 02, 05, 08, 11, 14, 17, 20, 23 petugas Ny. Sri Rahayu. 8) Kelurahan Ngegong RT. 01, 03, 05, 07, 09, 11, 13, 15 petugas Tn. Fajar Nanda. 9) Kelurahan Sogaten RT. 05, 08, 11, 14, 17, 20, 23, 26 petugas Ny. Lestari.

Kecamatan Taman: 1) Kelurahan Josenan RT. 01, 05, 08, 11, 14, 18, 21, 25 petugas Ny. Komalasari. 2) Kelurahan Kuncen RT. 01, 02, 03, 04, 06, 07, 08, 09 petugas Ny. Indaryulianti. 3) Kelurahan Demangan RT. 03, 07, 11, 15, 19, 24, 29, 33 petugas Ny. Purwaningsih. 4) Kelurahan Banjarejo RT. 04, 07, 11, 15, 19, 23, 26, 29 petugas Ny. Jamilah. 5) Kelurahan Pandean RT. 05, 12, 19, 26, 233, 40, 47, 54 petugas Ny. Wiwit Wiji. 6) Kelurahan Kejuron RT. 02, 08, 15, 22, 23, 34, 40, 46 petugas Ny. Bambang. 7) Kelurahan Taman RT. 04, 11, 17, 23, 29, 35, 41, 47 Petugas Ny. Anik Kartikasari. 8) Kelurahan Mojorejo RT. 07, 15, 22, 29, 36, 43, 50, 57 petugas Ny. Budi. 9) Kelurahan Manisrejo RT. 01, 09, 15, 23, 30, 37, 44, 51, petugas Ny. Denny Luciana

Kecamatan Kartoharjo: 1) elurahan Kartoharjo RT. 04, 09, 14, 18, 23, 29, 33, 37 petugas Ny. Atik Hari. 2) Kelurahan Oro-oro Ombo RT. 04, 10, 16, 21, 26, 31, 36, 41 petugas Ny. Lilik Sumirah. 3) Kelurahan Klegen RT. 05, 11, 17, 23, 29, 35, 41, 47 petugas Ny. Yayuk Wagiono. 4) Kelurahan Kanigoro RT. 05, 12, 16, 23, 29, 35, 41, 38 petugas Ny. Yayuk Wagiono. 5) Kelurahan Pilangbango RT. 01, 04, 07, 10, 13, 16, 19, 22 petugas Ny. Sumiring. 6) Kelurahan Rejomulyo RT. 02, 07, 10, 13, 16, 20, 24, 28, 32 petugas Ny. Diana. 7) Kelurahan Sukosari RT. 02, 04, 07, 09, 11, 13, 15, 17 petugas Ny. Titik Sumami. 8) Kelurahan Tawangrejo RT. 01, 04, 07, 10, 13, 16, 19, 22 petugas Ny. Anjar. 9) Kelurahan Kelun RT. 04, 07, 10, 13, 17, 20, 23, 26 petugas Ny. Rahayu.

Harapannya dari Tim, semua petugas dari masing-masing kelurahan bisa bekerja maksimal dan sukses. (sy/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait