Tuesday, 20 August 2019

Pemkab Trenggalek Alokasikan 36,7 M untuk Kecamatan Munjungan

post-top-smn

Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch Nur Arifin dan Rombongan Safari Ramadhan di Masjid Darul Falah Desa Sobo, Rabu (15/5/2019).

Trenggalek, suaramedianasional.co.id – Mewakili masyarakat Munjungan, Rudianto Camat Munjungan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pasalnya keperpihakan anggaran APBD untuk daerahnya cukup besar capai angka Rp. 36,737 miliar.

Pernyataan ini disampaikan Rudianto saat menyambut kedatangan Plt. Bupati Trenggalek, H. Moch Nur Arifin dan Rombongan Safari Ramadhan di Masjid Darul Falah Desa Sobo, Rabu (15/5/2019).

“Alhamdulillah jalan poros kecamatan yang dulunya rusak parah tahun ini akan segera dibangun oleh pemerintah,” ungkap Camat Munjungan.

“Anggaran untuk perbaikan jalan saja angkanya mencapai Rp 16,8 miliar terperinci untuk peningkatan jalan kota Munjungan, Karangturi-Bangun senilai Rp. 1,875 miliar; peningkatan jalan Watuagung-Munjungan senilai Rp. 925 juta; peningkatan jalan Paldaplang-Bangun senilai Rp. 5,357 miliar; peningkatan jalan Craken-Ngulungkulon, Nambak-Ngulungkulon Rp. 13,500 miliar,” imbuh camat ini.

Alokasi anggaran Rp 36,737 miliar ini terbagi menjadi 52 paket pekerjaan untuk perbaikan infrastruktur jalan, jaringan irigasi, rehabilitasi gedung, pembangunan pasar untuk mendongkrak perekonomian maupun berbagai kegiatan fisik lainnya.

Akses jalan memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Munjungan, pasalnya berada di Pesisir Selatan Jawa dan topografi dikelilingi pegunungan membuat akses jalan berkelok-kelok. Tanjakan maupun turunannya juga tajam, sehingga akses menuju kecamatan ini dikenal ekstrem.

Kondisi rusak tentunya akan semakin mempersulit untuk bisa berkunjung ke Munjungan, karena selain susah juga berbahaya.

Kabar perbaikan membuat warga Munjungan bernafas lega penderitaan selama ini bisa segera teratasi.

Nur Arifin dalam sambutannya, “saya pernah bercanda dengan masyarakat di sini, warga Ngulung ini ahli surga” tuturnya.

Kenapa demikian, karena mereka tetap istiqomah dan bersabar meskipun jalannya rusak parah. “Tahun kemarin sebagian sudah diperbaiki dan tahun ini kita tuntaskan,” imbuhnya.

Sebenarnya bisa saja saya ke tempat ini lewat Kampak, namun karena ingin merasakan langsung, saya memilih lewat Panggul, lanjutnya.

Bapak tiga anak ini merencanakan untuk shalat Tarawih di Desa Ngulung Wetan dan melanjutkan menginap di rumah warga dan melakukan serangkaian kegiatan esoknya.

Selain peningkatan jalan beberapa kegiatan fisik di kecamatan ini meliputi, pembangunan TPT Kampak-Munjungan senilai Rp. 620 juta; Rehabilitasi Talud di Desa Tawing senilai Rp. 464 juta; Rehabilitasi Dam di Masaran senilai Rp. 468 juta; Rehabilitasi Dam di Desa Munjungan senilai Rp. 842 juta.

Rehabilitasi jaringan irigasi di Masaran senilai Rp. 660; Rehabilitasi jaringan irigasi Ngaliran di Masaran senilai Rp. 344 juta; rehabilitasi jaringan irigasi di Tawing senilai Rp. 360 juta; pembangunan tambahan bangunan penangkap mata air di Besuki senilai Rp. 322 juta.

Renovasi/Rehabilitasi Puskesmas Munjungan senilai Rp. 2,127 miliar; Pengadaan revitalisasi Pasar Munjungan senilai Rp. 3,481 miliar dan masih banyak paket pekerjaan yang lainnya. (*)

post-top-smn

Baca berita terkait