Friday, 19 October 2018

Pemilik Counter Diciduk Karena Terduga Teroris Setelah 9 Pelaku Lainnya Tertangkap

post-top-smn

PROBOLINGGO – Pemilik counter Dhimas Cell yang beralamat di jalan Brantas Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur diciduk Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri karena terduga teroris.

Menurut Kapolresta Probolinggo AKBP, Alfian Nurrizal SH SIK memgatakan kepada media bahwa terduga teroris tersebut berinisial W diciduk Tim Densus 88 Anti Teror pada Rabu (30/5) malam lalu.

“Dan pada Kamis (31/5) dinihari tadi, kurang lebih selama dua jam dengan penjagaan ketat dari TNI – POLRI, Tim Densus 88 Anti Teror, melakukan penggeledahan counter milik terduga di jalan Brantas RT.03/RW.02 di Kelurahan Pilang,” jelasnya.

AKBP Alfian juga mengungkapkan bahwa pihaknya dalam hal ini memback-up Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri untuk mengamankan terduga pelaku terorisme berinisial W tersebut.

“Dalam penggeledahan ini, kita amankan beberapa alat bukti, diantaranya; busur/panah, laptop, HP Nokia seri 320, serta 2 buku tabungan dari bank swasta, telle, senapan angin, busur dengan beberapa lessan untuk latihan, semua kita amankan,” paparnya.

AKBP Alfian juga menjelaskan, bahwa penangkapan terduga teroris W oleh Densus 88 Anti Teror, karena ada keterkaitan satu kelompok dengan 5 orang pelaku terorisme lainnya, yakni M. Fatwa, Irvan Suhardianto, Harit. S. Arifin , Agus, ke empatnya warga komplek perum Sumber Taman Indah (STI), Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur.

“Dan juga ada keterkaitan dengan Arief Lukman Hakim, Karyawan PT. Indoperin, warga Dusun Siwalan, Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang sebelumnya telah ditangkap oleh Tim Densus 88 Anti Teror.

Menurut Alfian Nurrizal, terduga W pekerjaan sehari hari sebagai penjual voucher HP dan service HP. Dia memiliki keahlian di bidang elektronik.

“Peran terduga W dalam kelompok ini sebagai pembuat alat elektronik, spesialis elektronik bagian IT,” sebutnya.

Perlu diketahui sehari sebelumnya, Selasa (29/5) Tim Densus 88 Anti Teror juga telah membekuk 4 terduga teroris di wilayah Kabupaten Probolinggo, yaitu Kamal (52), warga Dusun Kramat, Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Buchori (49), warga Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Gatot Sulistyo (56) oknum PNS alamat jalan Pelita-2 Dusun Krajan Desa Sumberkedawung, RT.07/RW.01, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, dan Karibun warga Dusun Kramat, Desa Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Total keseluruhan hingga Kamis (31/5) sudah 10 terduga teroris di bekuk oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dari wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait