Wednesday, 23 May 2018

Pemerintah Indonesia-Jepang Bentuk Maritime Forum

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, SMN – Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat membentuk forum khusus untuk membahas kerja sama maritim kedua negara dengan nama “Indonesia-Japan Maritime Forum” (IJMF).

IJMF resmi dibentuk melalui penandatanganan Memorandum Kerja Sama Pembentukan IJMF (Memorandum of Cooperation to Establish Indonesia – Japan Maritime Forum) oleh Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida pada 21 Desember 2016.

Melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, pembentukan forum bilateral itu dilakukan dalam kunjungan delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Luhut ke Jepang pada 20-21 Desember 2016.

Dalam kunjungan tersebut, turut serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Unggul Priyanto, Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, Deputi I Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno serta Deputi III Infrastruktur Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaluddin.

Agenda utama kunjungan kerja tersebut adalah pembentukan “Indonesia – Japan Maritime Forum”; pembahasan kerja sama infrastruktur antara lain Pelabuhan Patimban, kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya, serta pembahasan kerja sama keamanan laut.

Luhut juga membahas kerja sama strategis dengan Jepang di kawasan Sabang, Natuna, Morotai, dan Maluku.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Luhut bertemu dengan pejabat tinggi Jepang yaitu Menlu Jepang Fumio Kishida, Menteri LITT (Land, Infrastructure, Transport and Tourism) Keiichi Ishii, Menteri ETI (Economy, Trade and Industry) Hiroshige Seko, Sekjen Partai LDP sekaligus Ketua Persahabatan Parlementer Indonesia – Jepang Toshihiro Nikai dan mantan Perdana Menteri Yasuo Fukuda sebagai tokoh Japan-Indonesia Friendship Society.

Menko Luhut bersama delegasi Indonesia juga bertemu dengan kalangan industri Jepang yaitu Ports and Harbors Association of Japan, Sumitomo Corp, Taisei Corp, Chiyoda Corp, Teijin Limited, Marubeni Corp, Sumitomo Mitsui Banking Corp dan Inpex Corporation.

IJMF diharapkan menjadi forum penting bagi Indonesia dan Jepang tidak hanya dalam membangun berbagai kerja sama konkret bidang maritim kedua negara, tetapi juga memberikan sumbangan nyata bagi upaya menciptakan dan menjaga stabilitas, pertumbuhan ekonomi, perdamaian dan keamanan.

Forum yang pertama kali dibentuk oleh Indonesia dan Jepang itu akan membahas kerja sama di bidang maritim yang bersifat strategis antara kedua negara.

Cakupan kerja sama meliputi bidang keamanan maritim dan keselamatan laut, pembangunan ekonomi maritim, pembangunan infrastruktur maritim serta pendidikan dan pelatihan maritim.

 

 

Tempo.co

post-top-smn

Baca berita terkait