Sunday, 20 May 2018

Pemerintah Gelar Pelatihan Usaha Peternakan Gratis

post-top-smn
Ilustrasi Peternakan Kambing

Ilustrasi Peternakan Kambing

Kota Batu, SMN – Untuk mendukung Program Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) yang dicanangkan Kementerian Pertanian, kini berbagai program telah diluncurkan. Salah satunya yakni digelarnya pelatihan usaha peternakan yang bisa diikuti secara gratis.

“Program pelatihan tersebut bisa diikuti hanya dengan modal KTP (kartu tanda penduduk) maka warga atau perternak bisa mengikuti pelatihan ini secara cuma-cuma atau gratis,” kata Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu Jawa Timur, Rudy Rawendra, Selasa (1/11).

Ia mengungkapkan, pelatihan gratis yang disediakan institusinya sangat beragam. Mulai dari pelatihan Perbaikan Mutu Pakan, Memilih Bakalan Sapi Potong, Teknik Pemerahan Susu, Peluang Usaha Olahan Susu dan Daging, Deteksi Dini Kebuntingan pada Sapi sampai dengan Pengolahan Limbah Ternak.

“Syarat pendaftaran bagi peserta kami buat mudah, cukup dengan menghubungi BBPP Batu dan menyampaikan jenis pelatihan yang akan diikuti, serta melampirkan fotocopy KTP saat registrasi sebelum pelatihan,” kata Rudy.

Setiap jenis pelatihan gratis dilaksanakan selama sehari, dengan durasi waktu 8 jam. Di mana setiap peserta akan menerima materi pelatihan dari para widyaiswara yang kompeten di bidangnya. Setiap peserta juga akan mendapatkan  sertifikat telah mengikuti pelatihan.

Program pelatihan gratis tersebut telah dilaksanakan sejak  bulan Agustus dan akan berakhir pada bulan Desember 2016. Saat ini peserta yang sudah dilatih sebanyak 698 orang, dan untuk pelatihan selanjutnya sudah terdaftar kurang lebih 400 orang. Sehingga jumlah peserta yang dilatih sebanyak 1.100 orang.

Ia menuturkan, peserta pelatihan yang mengikuti program ini sangat beragam, mulai dari pelaku usaha ternak, kelompok tani, masyarakat umum, mahasisiwa, pelajar SMK  hingga ibu-ibu PKK. “Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kita, sangat antusias dengan program pelatihan ini,” ujarnya.

Dengan melihat animo yang besar dari masyarakat, pihaknya termotivasi untuk untuk melanjutkan program pelatihan gratis pada tahun 2017.  “Tentu dengan pelatihan yang lebih beragam dan bervariasi tentunya, karena memang sangat diminati masyarakat,” tukasnya. (afr/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait