Sunday, 20 May 2018

Pemerintah Akan Evaluasi Puluhan Keanggotaan Organisasi Internasional

post-top-smn

organisasi-internasional Jakarta, SMN Keanggotaan Indonesia dalam organisasi internasional segera dipangkas pemerintah. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, dari 233 organisasi internasional, 75 keanggotaan tidak bersifat strategis dan permanen.

“Ada 75 keanggotaan yang perlu dilakukan evaluasi dan Presiden telah memerintahkan kepada Menko Polhukam dan Menlu serta kementerian terkait untuk melakukan evaluasi,” ujar Pramono dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (22/12/2016).

158 sisanya, kata Pramono bakal dilanjutkan pemerintah lantaran bersifat teknis dan menguntungkan negara. Dia menilai, selama ini anggaran paling besar justru dihabiskan dari perjalanan dinas delegasi yang berangkat ke ratusan organisasi dunia ini.

“Anggaran paling besar adalah perjalanan dinas dari delegasi yang berangkat padahal ini tidak terlalu penting untuk keperluan dan kebutuhan kita,” tutur Pramono.

Ditempat yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pihaknya dan sejumlah menteri terkait tengah melakukan finalisasi untuk memangkas puluhan organisasi internasional tersebut.

Menurutnya, iuran yang dikeluarkan untuk satu organisasi cukup besar sehingga pemerintah merasa perlu menekan pengeluaran tersebut.

“Iuran per tahun jumlahnya cukup besar tetapi jumlahnya kan banyak sekali. Jadi belum final berapa yang akan dipertahankan berapa yang akan dihentikan kita masih akan koordinasi,” kata Retno.

post-top-smn

Baca berita terkait