Monday, 23 July 2018

Pembangunan Gedung Aula Smkn 1 Rembang Mau Di Markup

post-top-smn

psr3-300x199

Pasuruan, SMN – Pembangunan sarana dan prasarana untuk fasilitas Belajar atau Mengajar, yang bersumber Dana APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2015. Dengan nilai kontrak hampir setengah milyar ini untuk pekerjaannya berhenti di tengah Jalan alias mangkrak tidak bisa di Fungsihkan.

“Hal ini telah terjadi di Sekolah SMKN 1 Rembang yang beralamat di Jalan Raya Rembang, Kecamatan Rembang 67152 Kabupaten Pasuruan.

Di saat wartawan SMN mendapat informasi dari warga kalau aula yang ada di sekolahan tersebut mau ambruk pihaknya langsung bergegas turun dilapangan untuk mengambil gambar dan menemui kepala sekolah tersebut, tapi nyatanya kepala sekolah tidak ada di ruang tugasnya keluar.

Dan ahkirnya pihak media ditemui oleh sekuriti yang menjaga di sekolah SMKN 1 Rembang dan dipertemukan sama guru di sekolah tersebut, pihak media mohon ijin untuk ngambil gambar gedung aula yang mau roboh tapi pihak guru dan sekuriti melarang sebelum ada ijin dari kepala sekolah.

Pihak media pun menghubungi Samsuri kepala sekolah lewat telefon untuk mohon ijin ambil gambar tapi pihaknya pun melarang, dan telefon pihak media SMN diberikan ke sekuriti sekolah untuk memitak ijin tapi tetap Samsuri melarang dan berkata buat apa ngambil gambar gedung aula itu, wong gedung aula itu bukan proyek saya, wes gini aja pihak media itu mintakan uang di bendahar buat trasfot biar pergi dari sekolahan, ucap Samsuri ke Sekuriti lewat telefon. 23-5-2017.

Dengan upaya yang dilakulan wartawan SMN pihaknya tidak patah semangat pihak media berusaha untuk mendapat komentar dari kepala sekolah SMKN 1 Rembang yang bernama Samsuri, pihak media mendatangi di rumah Samsuri yang ber alamat di Kali Tengah Pandaan Samsuri pun bersih kukuh tidak mau nemui pihak media.

” Dari hasil investigasi dan informasi yang kami terima sebelumnya masalah ini pada tahun 2015 pernah di tindaklanjuti oleh oknum Media dan Lsm, bahkan sempat di laporkan di Kejaksaan Negri Bangil dan Polres Kabupaten Pasuruan, tapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjuti.

Diminta untuk oknum yang berkaitan  segera bertindak tegas dengan adanya hal ini, dan segera ngambil tindakan untuk proyek gedung aula yang ada di SMKN 1 Rembang yang mau ambruk, Bukan malah melakukan pembiaran, karena di Negara kita tidak ada yang kebal hukum, dan harus berani jerat setiap pelakunya. Bukan malah tutup mata, tutup Telinga.

Disisi lain, Samsuri kepalah Sekolah SMKN 1 Rembang tidak bisa di konfirmasi alias mangkir, dan pihak Kepal Dinas Pendidikan Kabupaten Pasurua Iswayudhi juga tidak bisa di komunikasi, bahkan pihak media SMN menghubungi lewat telefon Iswayudhi tibak mau angkat telfon. (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait