Monday, 17 December 2018

Pembangunan Gedung AKNL Bentuk Nyata Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Lumajang

post-top-smn
Peletakan batu pertama oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag

Peletakan batu pertama oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag

Lumajang, SMN – Pembangunan Gedung Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL) mulai dilaksanakan, hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag, Senin (24/7) lalu. Gedung Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL) tersebut berlokasi di Jalan Lintas Timur (JLT) Kabupaten Lumajang. Turut hadir Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M.Kes, Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Siswinarko, MM, jajaran FORKOPIMDA beserta Kepala OPD.

Koordinator Akademi Komunitas Negeri Lumajang, Dra. Soetati, M.Pd menyampaikan dalam sambutannya bahwa pada peletakan batu pertama pembangunan Gedung Akademi Komunitas Negeri Lumajang merupakan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, DPRD Lumajang beserta Dinas terkait.

Pembangunan Gedung Akdemi Komunitas Negeri Lumajang merupakan bentuk nyata dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Lumajang dengan didirikannya Perguruan Tinggi Negeri di Lumajang. “Tentunya kami bersama Pemerintah Daerah berkomitmen mewujudkan ini, harapannya nanti ada kampus negeri di Lumajang,” ujar Dra. Soetati.

Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema), Dr. Ir. Tundung Subali Patma, MT mengucapkan selamat atas didirikannnya Gedung AKNL tersebut. Dirinya mengingatkan bahwa pendidikan merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian utama. “Mengenai pendidikan, harus diperhatikan sangat serius, mengingat sumber daya alam semakin lama semakin habis, jadi SDM harus kita siapkan. Polinema akan senantiasa membantu, ini harus kita upayakan PDD Lumajang menjadi Negeri,” ujar Ir. Tundung.

Sementara itu Zainuriyanto selaku Perwakilan DIKTI mengatakan bahwa peletakan batu pertama akan menjadi tonggak awal berdirinya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Lumajang. Zainuriyanto menganggap penting peningkatan SDM melalui peningkatan mutu pendidikan, mengingat di Tahun 2045 Indonesia menjadi Tahun Emas dan di Tahun 2025 Indonesia mendapat Bonus Demografi. Untuk itu perlunya mempersiapkan generasi bangsa Indonesia tersebut.

Bupati Lumajang, Drs. As’at, M.Ag mengaku bersyukur di tahun 2017 ini pembangunan Gedung AKNL sudah mulai digarap. Hal tersebut merupakan upaya Pemkab Lumajang untuk memajukan pendidikan. “ Tahun 2018 nanti mudah-mudahan AKNL sudah mandiri bukan calon lagi, kalau mungkin sekarang masih ada 2 Prodi, kita upayakan tahun depan bisa 8 Prodi sesuai dengan apa yang kita cita – citakan bersama,” pungkasnya.(atk)

post-top-smn

Baca berita terkait