Saturday, 15 December 2018

Orang Tua Lalai Mengawasi, Anak Menjadi Korban Hingga Tenggelam

post-top-smn

Lumajang, SMN –  Kembali jatuh korban di kolam berenang, akibat kelalaian orang tua. Karena tidak mengawasi anaknya yang sedang berenang di Water Park Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, Jawa Timur, mengakibatkan MZSA (7) meninggal dunia pada Sabtu (30/6) lalu.

Kejadian ini menimpa keluraga SZ (24), warga Dusun Krajan RT 02 / RW 01, Desa Tambahrejo, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

Kronologis kejadian ini bermula saat SZ bersama keluarganya sedang berlibur di KWT beberapa hari yang lalu, untuk berwisata. Mereka berangkat pukul 12.00, dan sekitar pukul 12.45, korban mulai berenang dikolam khusus anak anak.

Pada saat kejadian,  orang tua korban sedang menemani adiknya, dan tanpa sepengetahuan orang tuanya, kemudian korban pindah berenang ke kolam renang untuk dewasa dengan kedalaman 150 M.

Beberapa saat kemudian pemantau kolam melihat korban berusaha naik kepermukaan air dengan cara yang mencurigakan, dan seketika itu pemantau kolam menolong korban yang sudah lemas, dan selanjutnya segera dilarikan ke klinik terdekat, namun disarankan di rujuk ke rumah sakit.

Sesampai di Rumah Sakit Wijaya Kusuma (RSWK), korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Dari beberapa saksi yang saat itu berada dilokasi pemandian KWT, membenarkan adanya anak yang tenggelam.

“Tadi ada anak kecil tenggelam di kolam pemandian KWT Wonorejo  dan oleh pemantau kolam sudah dilarikan kerumah sakit, keadaannya lemas tadi, semoga saja masih tertolong,” kata saksi yang enggan di sebut namanya.

Sementara itu pengelola Water Park KWT Lumajang terkesan menghindar dan memilih bungkan saat ditanya sejumlah awak media yang ingin memperoleh informasi kebenaran atas peristiwa tersebut.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang Deni Rohman Ap, saat dihubungi via telepon oleh sejumlah awak media juga membenarkan adanya peristiwa meninggalnya seorang anak di kolam renang KWT karena tenggelam dan diselamatkan petugas pemandian namun meninggal saat perjalanan ke rumah sakit.

“Saya sudah menerima laporan bahwa ada anak tenggelam yang di tolong oleh petugas pemandian dan dilangsung dilarikan kerumah sakit, namun nyawanya tidak terselamatkan,” jelas Deni.

Deni menambahkan bahwa peristiwa ini karena kelalaian orang tua, dimana anak tersebut lalai dari pengawasan kemudian ditolong oleh petugas pemandian.

“Ini kelalaian dari orang tua karena saat korban tenggelam  tidak diawasi, dan ibu korban sedang ke kamar mandi, sedang bapak korban mungkin lagi ngemong adik korban, dan setelah diketahui oleh petugas pemandian baru ditolong dan meninggal saat perjalanan ke rumah sakit,” pungkasnya.(atk)

post-top-smn

Baca berita terkait