Monday, 17 December 2018

Oknum PLN Bongkar Meteran Tanpa Pemberitahuan

post-top-smn
des
Lubuk Pakam, SMN – warga Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang bernama Timah (47) mengaku sangat kecewa dengan tindakan yang dilakukan oleh pihak Rayon PLN Lubuk Pakam. Hal ini lantaran tanpa sepengetahuan dirinya meteran listrik rumahnya dibongkar paksa dari dinding rumah.
 
“Tadi malam ya gelap gelapan lah kami di rumah. Tidak terima kali lah aku, PLN kok gitu kali kerjanya. Harusnya adalah pemberitahuan dulu baru dibongkar, Semalam waktu pembongkaran orang tidak ada di rumah. Masa langsung main bongkar dan ambil aja meteran listrik ku,” ujar Timah, Jumat (18/8).
 
Ia mengakui sudah empat bulan lamanya belum membayarkan uang tagihan listrik. Namun demikian ia menyebut selama ini selalu setia membayar denda jikalau telat membayar. Dirinya berpendapat PLN hanya mencari cari kesalahan pelanggannya saja padahal PLN juga kerap kali mematikan arusnya disaat warga sedang membutuhkannya.
 
“Memang selama ini aku bayar listriknya kadang tiga bulan sekali kadang empat bulan sekali. Itulah dari dulu tidak pernah aku dapat peringatan baru kali ini aja dapat surat dan langsung diambil tindakan pembongkaran sama PLN. Macam tidak pernah salah aja ya PLN ini. Rekening listrik rumahku ini atas nama suamiku, Asri Suriadi,”kata Timah.
 
Selama ini Timah dan Asri Suriadi sendiri cukup dikenal dekat oleh wartawan. Hal ini lantaran kesibukannya sehari-hari adalah sebagai pedagang warung nasi yang lokasinya berada di depan Polres Deli Serdang. Ia mengaku tahu meteran listrik rumahnya dibongkar setelah mendapat informasi dari keponakannya yang ada di depan rumahnya.
 
“Sekitar pukul 10.00 keponakan ku datang ke warung semalam. Dibilangnya kalau meteran listrik rumah ibu dicabut sama PLN. Keponakan ku ini bawa surat dari PLN. Itulah dikejar abang ke rumah rupanya sudah tidak ada lagi orang PLN nya. Cepat kali kerja orang itu kalau cabut meteran. Di surat yang mereka kasihkan ditulis kalau tidak bayar akan di putus sementara tapi nyatanya yang dilakukan dibongkar paksa,”kata Timah.(Awan Sitijah)
post-top-smn

Baca berita terkait