Monday, 21 May 2018

OASE Gandeng BPJS Kesehatan Gelar Pemeriksaan IVA/Papsmear Serentak

post-top-smn
Pemeriksaan papsmear

Pemeriksaan papsmear

Surabaya, SMN – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2016, Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar pemeriksaan IVA/ Papsmear serentak di 10 titik lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Deteksi dini melalui IVA/ Papsmear ini adalah salah satu bentuk program promotif preventif bagi peserta JKN-KIS untuk menekan jumlah penderita kanker serviks,” kata Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional Jawa Timur, Handaryo, saat mendampingi anggota OASE, ke salah satu titik lokasi kegiatan pemeriksaan IVA/ di Surabaya, Kamis (24/11).

Pelaksanaan kegiatan tersebut menurut Handaryo merupakan wujud apresiasi bagi para guru di Indonesia yang telah berjasa meningkatkan kualitas pendidikan bangsa. Melalui kerja sama dengan OASE Kabinet Kerja, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan pun siap memberikan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh guru perempuan dan istri guru dari sekolah negeri maupun swasta, yang telah menjadi peserta JKN-KIS.

“Layanan pemeriksaan IVA/ Papsmear ini bisa diperoleh secara gratis, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan,” terang Handaryo.

Untuk diketahui, OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif lain yang dipimpin oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, yang memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya Nawacita Presiden Jokowi. Salah satu program yang digalang adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia mulai tahun 2015 – 2019.

“Sebagai penyelenggara program JKN-KIS yang hampir genap tiga tahun beroperasi, BPJS Kesehatan siap mengawal dan menyukseskan misi OASE dalam meminimalisir angka penderita kanker serviks di Indonesia,” tuturnya.

Handaryo menambahkan, program pemeriksaan IVA/ Papsmear tersebut sejalan dengan implementasi program promotif preventif yang senantiasa digalakkan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan penduduk Indonesia.

Selain Surabaya, sejumlah wilayah di Indonesia yang melaksanakan pemeriksaan IVA/ Papsmear bagi guru di hari yang sama adalah Klaten, Banda Aceh, Bandung, Palangkaraya, Balikpapan, Bandar Lampung, Palembang, Makassar, dan Ambon. Adapun di Jawa Timur, sampai dengan Oktober 2016, terdapat 8.826 peserta JKN-KIS yang telah menjalani pemeriksaan IVA, sementara untuk pemeriksaan Papsmear, telah dilakukan oleh 24.459 peserta JKN-KIS.

Berdasarkan data per 18 November 2016, terdapat 23.032.900 jiwa penduduk Jawa Timur yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Adapun hingga awal November 2016, terdapat total 2.346 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri atas 962 Puskesmas, 618 Dokter Praktik Perorangan, 212 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 45 Klinik Polri, 91 Klinik TNI, dan 418 Klinik Pratama. Selain itu, BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 777 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri atas 248 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 8 Klinik Utama), 366 Apotek, serta 163 Optik.(hjr/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait