Wednesday, 17 October 2018

Ngawi Student Fair 2018, Ajang Tampilkan Karya dan Kreasi Siswa

post-top-smn

Pembukaan Ngawi Student Fair 2018 ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD

Ngawi, SMN – Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, di Jumat menjelang siang yang terik, tampak tersenyum. Wajahnya berpeluh, namun terlihat sumringah bertemu pelajar Ngawi yang setia menunggu stan-stand pameran di acara Ngawi Student Fair 2018. Di sebelahnya, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko juga tak kalah semangat menuruti seorang siswi berambut sebahu yang berperan sebagai reporter, memintanya mengikuti aba-aba, “Ngawi Menolak Hoax!”.

Ngawi Student Fair 2018 dihelat Dinas Pendidikan pada 11-13 Mei 2018 di Alun-alun Merdeka. Pameran pendidikan ini merupakan agenda rutin tahunan, sebagai ajang penampilan kreasi, karya dan prestasi siswa serta layanan dan fasilitas pendidikan yang disediakan sekolah-sekolah. Tahun ini diikuti 91 stand, terdiri dari lembaga PAUD/TK, SD, SMP/MTs dan SMA/SMK, Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan se-Kabupaten Ngawi. “Selain menampilkan potensi sekolah pada masyarakat, juga bisa jadi evaluasi sejauh mana keberhasilan sekolah dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya,” ujar Ony saat membuka Ngawi Student Fair 2018.

Ony Anwar mengaku bangga karena  potensi dan prestasi sekolah semakin beragam bukan hanya dalam bidang akademik, namun juga bidang seni dan karya kerajinan yang kreatif. Ini dibuktikan dengan meriahnya pentas seni dan festival band pelajar serta berbagai karya yang ditampilkan siswa. Seiring era digital saat ini, Ony berpesan agar guru dan orangtua mampu membimbing dan mengarahkan siswa dalam penguasaan teknologi. “Teknologi harus dikuasai untuk hal bermanfaat, sementara prestasi bidang seni, olahraga dan kreasi kriya juga penting menjadi media untuk menampilkan potensi sekolah kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Ngawi, Abimanyu, menerangkan, pameran pendidikan menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan memberikan kesempatan untuk menampilkan karya dan prestasi siswa dan sekolah. Menjadi ruang untuk menampilkan bakat dan kreasi, serta menunjukkan, lembaga pendidikan di Ngawi juga lengkap dan kaya prestasi. “Sehingga masyarakat akan melihat bersekolah di Ngawi sudah tepat, tidak usah ke luar daerah,” ungkapnya.

Abimanyu juga menjelaskan, sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional, ada ttitik berat yang ditekankan dalam dunia pendidikan di Ngawi, yakni tentang pendidikan karakter. Agenda menanamkan karakter itu dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi dengan mewajibkan sekolah melaksanakan ekstrakurikuler Pramuka, karena di dalam Pramuka semua nilai positif diajarkan dan dilatih “Apalagi dengan maraknya smartphone dan mudahnya pengaruh informasi menyapa para pelajar, kita mengembalikan siswa untuk mencintai budaya dan seni warisan leluhur serta menanamkan jiwa disiplin dan mau bekerja keras,” ungkap Abimanyu.

Sebagai agenda rutin yang berlangsung tiap tahun, dalam pameran pendidikan tahun ini, Dinas Kominfo Kabupaten Ngawi juga turut berperan serta dengan membuka stand, mengkampanyekan Ngawi Anti Hoax serta membuat Kompetisi Foto Instagram dan juga Kompetisi Video Reportase dengan hadiah jutaan rupiah. (adv/Dinas Kominfo Kabupaten Ngawi/ari)

post-top-smn

Baca berita terkait