Saturday, 20 January 2018

Ngawi Selatan, Tetap Rawan Longsor

post-top-smn

Longsor di Hargomulyo

Ngawi, SMN – Wilayah Ngawi bagian selatan, terutama dataran tinggi di sekitar lereng Gunung Lawu, masih rawan dengan bencana longsor. Bahkan selama dua hria pada 20-21 Desember lalu, kejadian longsor beruntun terjadi di beberapa desa dengan meninggalkan kerugian material puluhan juta rupiah.

Kejadian longsor di Dusun Besek RT 01/RW 01, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe pada Rabu malam, (20/12).  Aibat longsor, satu rumah milik Pariyem, 54 tahun, rusak parah. Kejadian bermula saat hujan lebat terus-menerus. Tanpa disangka, pagar rumah milik Adi, Tumin yang letaknya di dataran tanah lebih tinggi daripada rumah Pariyem, ambrol.

Akibat ambrolnya pagar, tanah yang menopangnya pun ikut longsor dan menimpa rumah milik Pariyem. “Rumah korban ikut jebol temboknya dan perabotan rumah tangga juga tertimbun longsoran,” ujar Eko Heru Tjahjono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) yang langsung menerjunkan petugas ke lokasi longsor.

Bencana longsor juga terjadi di Dusun Manyul, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo. Hanya saja longsor yang menimpa Suparno tersebut hanya menimbulkan kerusakan kecil. Kejadian itu menimbulkan kerusakan pada rumah milik Suparno pada bagian dapur. Demikian juga dengan kejadian di Karanggupito Kecamatan Kendal yang membuat kerusakan rumah warga. “Kami tetap menghmbau warga di Ngawi selatan terutama yang berada di sekitar lereng gunung Lawu untuk waspada longsor,” ujar Heru.

Selain personel dari BPPD Ngawi, pembersihan sisa longsor juga dibantu aparat kepolisian dan TNI. Warga sekitar rumah korban longsor juga ikut bergotong rotong membersihkan puing-puing longsoran. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait