Tuesday, 25 June 2019

Ngawi Jadi Tempat Finish Etape I Balap Sepeda Internasional Tour de Indonesia

post-top-smn

Foto bersama Bupati dan Uspimda Ngawi dengan panitia balap sepeda International Tour de Indonesia dan ISI

Ngawi, SMN – Kabupaten Ngawi boleh berbangga karena menjadi lokasi finish etape I balap sepeda International Tour de Indonesia. Kamis, 25 Januari 2017 lalu, Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono atau acap disapa Kanang turut menyambut dan memberikan piala dan sejumlah hadiah untuk pembalap yang menempati uruan pertama, kedua dan ketiga. “Kai sangat gembira Ngwi menjadi lokasi finish ajang balapan bergengsi ini,” ujar Kanang.

Kanang secara jujur menyatakan belum ada hotel berbintang dan sekelas internasional di Ngawi sehingga menyesalkan para peserta dan official balap sepeda internasional ini hanya singgah di Ngawi dalam tempo singkat dan menginap di Madiun. Bupati Ngawi ini juga mengakui bersedia menemani dan memfasilitasi para pembalap untuk mengunjungi objek wisata di Ngawi seandaianya mereka tidak harus bermalam di Madiun. “Hotel di Ngawi baru sekelas hotel melati, semoga tahun depan sudah ada hotel berbintang yang representatif.” katanya.

Ajang balap sepeda internasional ini mengambil start dari Candi Prambanan Jogjakarta dan mengakhiri etape I di Ngawi. Para pembalap sepeda berasal dari 19 negara dan diikuti 24 tim. ternational Tour de Indonesia tahun ini juga menjadi bagian dari ajang sosialisasi Asian Games dan Asian Para Games 2018. Panitia penyelenggara Asian Games (INASGOC) menganggap kejuaraan balap sepeda tahunan yang baru saja mencapai etape pertama ini posisinya sangat strategis. Ajang International Tour de Indonesia ini juga dianggap paling tinggi selama ini di kalangan pembalap sepeda dari segala sisi, baik dari keberagaman asal negara peserta, tantangan medan dan sebagainya.

Balap sepeda internasional Tur de Indonesia ini juga diharapkan akan menjadi satu sarana yang tepat untuk menyebarluaskan olahraga terbesar di Asia ke seluruh pelosok Indonesia dan dunia internasional.Untuk juara etape I urutan pertama diraih Dylan Page dari Switzerland, juara II diraih Projo Waseso dari timnas Indonesia dan juara ketiga diperoleh Abdul Gani dari tim KFC Indonesia. “Kami sangat senang dengan sambutan masyarakat Ngawi yang ramah dan luar biasa,” ungkap Dylan dalam konferensi pers.

Sementara Projo dan Abdul Gani yang berasal dari Indonesia mengakui sangat senang dengan prestasi yang mereka raih sehingga berhasil berdiri di podium kehormatan. Projo Waseso juga emuji Ngawi sebagai kabupaten yang indah dengan warganya yang ramah. “Begitu masuk Jawa Timur, berbeda sekali karena suasana sejuk dan ramah langsung terasa,” kata Projo.

Untuk juara I, II dan III di etape I ini diberikan hadiah berupa piala, uang tunai dan sejumlah hadiah lain.Untuk kategori Ivory Jersey atau pebalap tercepat di kategori sprint diraih Nur Amirull Fakhruddin Mazuki dari Trengganu Cycling Team. Disusul Robin Manullang (PGN Road Cycling Team) dan Mathew Zenovich (St George Continental Cycling Team) yang semuanya meraih lima poin.

Usai mencapai finish di Ngawi sesuai rencana seluruh pembalap akan diboyong untuk beristirahat di Madiun sebelum melanjutkan etape kedua.di Probolinggo. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait