Monday, 22 October 2018

Ngaku Wartawan bawa lari HP dan dompet Kepsek

post-top-smn

bukti laporan.

Sampang, SMN – Apes nasib ibu Rohani kepsek SDN Krampon 1 dirinya kehilangan HP dan dompet yang berisikan surat-surat penting,  berdasarkan kronologis cerita diri korban, dirinya  menerima tamu  2 orang yang mengaku sebagai wartawan salah satu media di sampang mendatangi sekolah SDN Krampon 1.

Rohani (kepsek) menemui kedua  pelaku pencurian yang mengaku dirinya sebagai wartawan dan hendak menanyakan tentang adanya murid yang berprestasi di sekolah SDN krampon 1, mereka ingin melansirkan berita tentang murid berprestasi tersebut namun Ibu rohani sempat menolak tawaran kedua pelaku ini.

Sebelumnya pelaku sempat mengisi buku tamu sekolah yang mana ibu rohani menyarankan supaya untk mengisi buku tamu, setelahnya salah seorang dari pelaku ingin melihat lihat sekolah sambil motret segala piala ataupun piagam yang di dapat oleh anak didik ibu rohani (kepsek), sambil di temani oleh kepsek sendiri.

Namun beliau tidak mengira kalau salah satu dari pelaku masih berada dalam ruangan yang juga disitu HP dan dompet beliau masih di atas meja, kejadian yang menimpa ibu Rohani kepsek SDN Krampon 1 hari Kamis 26/7/18 di jam 12:00 WIB siang bolong, disaat beliau lagi menemani salah satu pelaku yang sambil mengambil gambar/foto salah satu lainnya beraksi.

Ibu Rohani sendiri tidak mengira kalau HP dan dompet dirinya sedang di incar oleh pelaku yang berada dalam ruangan, sentak kaget ibu Rohani melihat HP dan dompet nya raib di gondol pelaku, sebelumnya pelaku yang berada di dalam ruangan terburu-buru ingin keluar dari sekolah dengan alasan pada pelaku satunya ada panggilan dari kecamatan, saking terburu buru nya pelaku sempat mau menabrak salah satu murid yang sedang berada di halaman sekolah.

“Sebelumnya saya tidak tahu kalau barang saya hilang, ungkap ibu Rohani, ketika mereka sudah keluar dari sekolah saya masuk keruangan saya ternyata HP dan dompet saya sudah raib  atas  kejadian ini saya langsung melaporkan pada pihak  kepolisian” ungkapnya.

Sampai berita ini lansir pelaku belum di ketahui keberadaanya, apakah memang benar seorang wartawan ataukah ada modus baru yang mengatas namakan wartawan untuk mencemarkan nama baik wartawan, kasus ini masih dalam penyelidikan oleh polsek torjun.(why)

post-top-smn

Baca berita terkait