Sunday, 22 July 2018

Negosiasi Jembatani Pertamina Gas dengan Warga Curah Dukuh

post-top-smn
Ami Muslim Hakam (dua dari kiri), Gus Amak dan Arwin Tambora (LBH TNT) paling kanan.

Ami Muslim Hakam (dua dari kiri), Gus Amak dan Arwin Tambora (LBH TNT) paling kanan.

Pasuruan, SMN – Bertempat di Ponpes Darun Nur Desa Sungi Kulon Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, Rabu kemarin (20/04) telah diadakan rapat koodinasi sekaligus negoisasi terkait pemasangan pipa gas dibeberapa tanah milik warga desa Curah Dukuh Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan.

Pertemuan yang dihadiri oleh tim dari Pertamina Gas, mantan Kepala Desa Curah Dukuh, tim dari LBH TNT dan masyarakat Desa Curah Dukuh yang dimediatori langsung oleh Achmad Basyaiban (Gus Amak) selaku tuan rumah telah menemukan titik temu.

\Berawal dari adanya laporan warga desa Curah Dukuh ke Gus Amak yang merasa tidak pernah menerima pembayaran atas sewa tanah mereka dari penanaman pipa migas, yang baru kemudian diketahui bahwa pembayaran sewa tanah selama 25 tahun itu sudah diterima oleh pihak TOL dengan alasan bahwa tanah milik warga yang dilewati pipa gas sebelumnya sudah diganti rugi dari petugas pembebasan lahan Tol.

Menanggapi permasalahan tersebut dari pihak Pertamina Gas yang diwakili oleh Ami Muslim Hakam mengatakan bahwa pembayaran sewa tanah yang dilewati pipa gas sebenarnya atas petunjuk dari Kementrian terkait pembebasan lahan oleh Tol, maka dengan adanya pengakuan dari warga terkait belum terbayarnya lahan atas pembebasan lahan tersebut.

Dalam waktu dekat dari pihak Pertamina Gas yang diwakili oleh Ami Muslim Hakam akan segera berkoordinasi dengan pihak Tol atas tanah yang sudah di klemnya, mengingat warga Curah Dukuh sampai pertemuan ini tidak pernah menerima bentuk konspensasi penggantian lahan miliknya baik dari TOL maupun dari PIER.

Namun lebih lanjut Ami meminta agar warga yang tanahnya dilewati pipa gas dalam waktu dekat melalui LBH TNT bisa menunjukkan hak kepemilikannya secara tepat dan benar untuk memperoleh uang sewa tanah atas pipa yang terpendam dari Pertamina Gas. (badar)

post-top-smn

Baca berita terkait