Sunday, 22 July 2018

Menjelang Ramadhan Pemkab Pasuruan Menggelar Pasar Murah

post-top-smn

images

Pasuruan, SMN –  Untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menjangkau harga sembako yang biasanya mengalami kenaikan di Bulan Ramadhan maupun jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah menggelar Pasar Murah Ramadhan 2017 di Hari Ramadhan ini.

Pasar murah tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, di Lapangan Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Selasa (30/05), dan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, Ketua Tim Penggerak PKK, Ny Lulis Irsyad Yusuf bersama Wakil Ketua I dan II, Kapolres Pasuruan, AKBP Muhammad Aldian, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo, Para Kepala OPD (organisasi perangkat daerah), camat dan ratusan warga.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pasuruan, Soeharto menjelaskan, pasar murah Ramadhan ini  dilaksanakan selama 11 hari di 10 titik  lokasi, yaitu  tanggal 30-31 Mei di Lapangan Desa Nguling, 5 Juni di Lapangan Desa Kawisrejo, Rejoso, 6 Juni di Lapangan A Yani, Gratitunon, 7 Juni di Lapangan Desa Wonosari, Gondangwetan, 8 Juni di Lapangan Polsek Desa Jatirejo, 12 Juni di Lapangan Desa Genengwaru, Rembang, 13 Juni di Lapangan Desa Jatisari, Purwodadi, 14 Juni di Lapangan Desa Sengonagung, Purwosari, 15 Juni di Lapangan Desa Jerukpurut, serta 19 Juni di Lapangan Desa Wrati, Kejayan.

“Dan untuk lokasi kita pilih yang mudah dijangkau oleh masyarakat, sehingga tidak kesulitan baik dalam akses transportasi maupun untuk luas Lokasinya juga kita pilih,” tutur Soeharto.

Menggelar Pasar Murah, itu sendiri juga menghadirkan segala kebutuhan rumah tangga, dan kebutuhan rumah tangga tersebut adalah sembilan bahan pokok, di mana total untuk peserta yang berpastisipasi lebih dari 50 peserta. Dan para peserta pasar murah diantaranya, dari beberapa OPD seperti Disperindag, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, PKK Kabupaten hingga Kecamatan, Bank Jatim, PG Kedawung, UKM dan IKM serta dari beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Pasuruan,” jelas Soeharto.

Disisi lain, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menjelaskan, dirinya berharap agar barang-barang yang dijual dalam Pasar Murah betul-betul untuk masyarakat bisa menjangkau untuk harganya, selain itu sebagai sarana untuk menggelar produk dengan harga murah, juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dalam sehari-hari.

“Jangan sampai untuk harganya ternyata mahal, sehingga mengecewakan masyarakat. Harus benar-benar murah dan memiliki selisih yang cukup banyak dengan harga di pasaran pada umumnya,” tegas Irsyad Yusuf.

Selain itu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, juga menghimbau agar Disperindag sebagai panitia utama dalam kegiatan Pasar Murah ini, bisa melakukan sosialisasi dalam pelaksanaan pasar murah tersebut.

“Kalau masyarakat hanya tahunya hari ini, pasti untuk jumlah masyarakat tidak terlalu banyak yang berdatangan. Saya harapkan sosialisasi oleh Disperindag dilakukan sebelum jauh-jauh hari, agar pesan yang disampaikan betul-betul tersampaikan. Agar barang-barang yang dijual juga cepat habis,” terangnya.

Dari pantauan Suara Media Nasional di lapangan, dalam beberapa jenis sembako yang dijual di Pasar Murah memang terbukti sangat murah, selisih antara Rp 200 sampai Rp 500 per satu jenis sembako yang di jual. Misalnya untuk harga beras dijual dengan hargaRp 8500/kg, yang pada umumnya dijual dengan harga Rp 9000, begitu juga dengan harga gula yang biasanya dijual dengan harga Rp 13.000/kg sampai Rp 14.000/kg, kini hanya dijual dengan harga Rp 12.000/kg. Telur juga begitu, dari harga Rp 21.000 kini masyarakat dapat membeli hanya dengan harga Rp 18.000, kemudian minyak goreng yang biasanya dijual Rp 13.000, dalam pasar murah hanya sebesar Rp 11.500. Sedangkan cabai merah dijual dengan harga Rp 42.000/kg, bawang putih dengan harga Rp 40.000/kg serta bawang merah dengan harga Rp 24.000/kg,” (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait