Sunday, 21 October 2018

Melalui BPPKB, Ngawi Intensif Kembangkan Pembinaan PKK Desa

post-top-smn
Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Ngawi saat meninjau stand Bina Keluarga Balita saat evaluasi 10 program pokok PKK di Desa Tambakromo Kecamatan Geneng

Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Ngawi saat meninjau stand Bina Keluarga Balita saat evaluasi 10 program pokok PKK di Desa Tambakromo Kecamatan Geneng

Ngawi, SMN  – Pembinaan program Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) terus dilakukan di Kabupaten Ngawi melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Salah satu hasilnya adalah diadakannya evaluasi pelaksanaan 10 program pokok PKK setiap tahunnya di Kabupaten Ngawi. “Setiap tahun, ada desa-desa yang diseleksi dan mewakili kecamatannya untuk dinilai,” ungkap Antiek Sulistyono, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi.

Antiek Sulistyono menyatakan pelaksanaan 10 program pokok PKK penting dikembangkan karena memberikan kegiatan positif dan pengetahuan bagi perempuan dan kaum ibu. Hal itu dikatakan Antiek saat melakukan eveluasi pelaksanaan 10 program pokok PKK di Desa Tambakromo Kecamatan Geneng, Kamis, 17 Nopember 2016.

Dengan adanya ealuasi, membuat Kabupaten Ngawi tak pernah absen dalam memiliki desa-desa unggulan pelaksana program PKK saat ada lomba di tingkat regional maupun nasional. Menurut Antiek  Sulistyono, sistem seleksi tiap tahun di tiap kecamatan ini juga akan menjadi evaluasi bagi tim penggerak PKK kabupaten dalam menemukan potensi yang paling menonjol yang berkembang di tiap lokasi. “Setiap tahun akan bisa diketahui, pelaksanaan program pokok PKK apa yang paling menonjol di tiap kecamatan, jadi saat ada lomba Bina Keluarga Balita, Lomba program Penghapusan KDRT ataupun lomba Posyandu, kita sudah bisa memetakan potensinya,” ungkapnya.

Namun demikian, evaluasi yang dilakukan tim penggerak PKK bukan hanya dalam mengantisipasi bila ada lomba serupa, namun lebih penting lagi adalah untuk mengawal sasaran pelaksanaan program PKK dalam memajukan taraf kehidupan masyarakat terutama dalam peran serta kaum ibu. “Adalah penting memberikan pengetahuan bagi perempuan terutama kaum ibu, karena pendidikan generasi yang paling awal itu terjadi di dalam rumah, di dalam keluarga,” ungkapnya.

Selama ini pembinaan program-program PKK dilakukan terpadu melalui berbagai organisasi perangkat daerah terutama di BPPKB Ngawi. Berbagai penghargaan berhasil diraih Kabupaen Ngawi terkait dengan pembinaan PKK ini. “Melalui program pokok PKK kita harapkan terjadi kesejehteraan keluarga dan tambahan pengetahuan bagi kaum perempuan dalam membawa keluarga dan lingkungannya menjadi lebih baik,” ungkap Indah Kusumawardhani, Kepala BPPKB Kabupaten Ngawi. (adv/ari)

post-top-smn

Baca berita terkait