Sunday, 22 July 2018

Mantan Kepsek Tewas di Jalan Tol

post-top-smn

Ngawi, SMN – Jalan tol Ngawi-Kertosono, belum lagi operasional, namun nyawa mantan kepala SMK PGRI 6 Ngawi, Setyono, harus terenggut di sana. Sang mantan Kepsek ini harus meregang nyawa setelah menabrak pembatas jalan saat hendak menuju Surabaya, tepatnya di ruas jalan tol Ngawi Kertosono, masuk wilayah Pilangkenceng, Kabupaten Madun.

Keberadaan proyek jalan tol yang hampir selesai tampaknya memang menantang para pengemudi untuk meneusurinya. Walaupun jalan tol belum resmi operasionalnya, tak menjadi halangan bagi mereka untuk nekat. Setiyono sendiri akan ke Surabaya pada  1 Februari 2018 lalu namun diduga, saat itu di lengah dan menabrak pembatas jalan.

Setiyono mengendarai mobil Kijang Innova nopol AE 147 JI. Setiyono meninggal di lokasi kejadian dan jenazahnya dievakuasi ke RSUD Caruban. “Kami sangat berduka dan kehilangan, tidak menyangka kakak kami akan mengalami kecelakaan ini,” ungkap Warsito, adik Setiyono.

Pekerjaan proyek tol Ngawi-Kertosono rencananya akan segera beroperasi pada 2018 ini. Namun dengan progres pekerjaan yang sudah dilakukan, memang banyak ruas jalan yang sudah memungkinkan pengendara untuk masuk tol, kendati harus sering bersinggungan dengan pekerja yang ngebut menyelesaikan mega proyek ini.

Secara keseluruhan,Tol Ngawi-Kertosono memiliki tiga Gerbang Tol (GT) yang menerapkan sistem transaksi tertutup. Ketiga GT itu yakni GT Madiun, GT Caruban, dan GT Wilangan. Tol ini rencananya hanya akan melayani pembayaran secara  elektronik. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait