Monday, 22 October 2018

Maksimal Kurangi Risiko Bencana, SRC PB Wilayah Timur Gelar Latgab

post-top-smn

satuan-reaksi-cepat Surabaya, SMN – Melindungi bangsa dari ancaman bencana melalui pengurangan risiko menjadi tanggung jawab pemerintah. Karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali gelar latihan pengembangan kapasitas bersama Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC – PB) Wilayah Timur agar kemampuan SDM terus terasah dan senantiasa terampil. Gelar latihan pengembangan kapasitas bersama Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC – PB) Wilayah Timur dilaksanakan di Kota Batu tanggal 18 – 21 Oktober 2016.

Latihan kali ini dilaksanakan pemantapan per bidang yang ada pd Manajemen RSC – PB sebanyak 140 personil dari 550 tim inti gabungan TNI, Polri, Basarnas, Kominfo, BPBD, ESDM, Sosial, PMI, PU, Tagana, BMKG, Kedokteran, Tim Forensik, YON KES, Dinkes, yang tergabung dalam SRC – PB Wilayah Timur.

Menurut Komandan SRC – PB Wilayah Timur, Kol Inf Yana Susana saat membuka kegiatan, Selasa (18/10) mengatakan tujuan latihan ini adalah untuk memantapkan tim yang sudah terdaftar sebagai satuan SRC – PB Wilayah Timur. 
 Sehingga apabila terjadi bencana di Wilayah Indonesia bagian Timur (Jawa Tengah hingga Papua) tim ini akan langsung diberangkatkan utk upaya penanggulangan bencana, hal ini guna membangun sistem penanggulangan yang andal.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Aster Kasdivif 2 Kostrad  – Singosari ini mengatakan, adanya pelatihan ini diharapkan untuk lebih ditingkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Tak kalah penting, tujuan daripada penyelenggaraan kegiatan ini sebagai stand by force dalam operasi tanggap bencana. Karena itu, perlu adanya latihan dan pembekalan tentang manajemen penanggulangan bencana khususnya di Wilayah Timur Indonesia secara terencana, terpadu, terakomodir, dan menyeluruh. SRC – PB digelar juga bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah yang tertimpa bencana dalam upaya tindakan awal tanggap darurat yang cepat berupa bantuan Manajemen, Teknis, Peralatan dan dukungan logistik. (Put/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait