Thursday, 15 November 2018

Mahasiswa ITS Ikuti Ajang KMI

post-top-smn

logo-its Surabaya, SMN – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, mengikutkan lima tim “mahasiswa pengusaha” dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) yang digelar Kemeristekdikti di Universitas Brawijaya Malang pada 16-19 November 2016.

Kelima tim mahasiswa pengusaha tersebut terdiri atas Pickyourmood, Gebox, Ikon, Minibites dan 3D Recase, yang sudah lolos seleksi dan masing-masing telah mendapatkan bantuan dana dari Kementerian sebesar Rp 15 juta.

Direktur Kemahasiswaan ITS, Dr Darmaji, melalui Humas ITS pada siaran persnya mengatakan, mengungkapkan, lima tim ITS yang tercatat sebagai pengusaha akan memamerkan produknya, sekaligus menjajakannya pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia di Malang.

“Kami berharap respon dari warga kampus dan masyarakat umum  akan membuktikan bahwa rintisan mahasiswa ITS ini memang layak diapresiasi dan dikembangkan,” katanya.

Darmaji menjelaskan, lima tim “pengusaha mahasiswa” ini sudah melalui tahap seleksi di Kementerian. Setelah lolos seleksi, mereka diberikan modal sebesar Rp 15 juta per tim untuk merealisasikan idenya dalam sebuah produk  jadi dan siap dipasarkan.

“Pengalaman dari mahasiswa angkatan tahun sebelumnya, kami berharap ITS akan dapat melahirkan pengusaha muda baru yang lahir dari kampus,” katanya.

Dikatakannya, memang dalam ajang KMI akan diperebutkan tropi sebagai “pengusaha mahasiswa”, tapi itu bukan tujuan akhir. Tujuan akhir dari ITS adalah bagaimana mahasiswa lahir menjadi seorang pengusaha.

“Jika melihat omzet yang sudah mereka raih selama ini, rasanya tidak terlalu sulit untuk menjadikan mereka sebagai ‘pengusaha mahasiswa,” tambahnya.

Rachmawati Cahayaningsih, perwakilan dari mahasiswa yang akan mengenalkan produk Pickyourmood berharap ajang KMI sebagai salah satu pembuktian terhadap produk yang ditawarkan  memang disukai konsumen.

“Kami berharap melalui kegiatan ini kami bisa membuktikan kepada public bahwa produk yang kami tawarkan memang dicari dan dibutuhkan masyarakat, terutama pada pasar yang kami bidik yakni anak-anak muda,” kata mahasiswi Departemen Teknik Sipil yang telah merintis usahanya sejak setahun lalu.

Rachma, begitu  ia biasa dipanggil bersama temannya Angga Hermawan, mencoba menawarkan produk alat tulisan dan kebutuhan belajar lainnya, seperti dompet serta asesoris    lainnya untuk kelompok usia remaja, dengan desain dipilih dan ditentukan oleh si pembeli.

Di ajang KMI di Universitas Brawijaya Malang, kelima tim “pengusaha mahasiswa” ITS ini akan unjuk kebolehan dalam mengenalkan produknya sekaligus memaparkan rencana usahanya. Bermodal dana Rp 15 juta per tim dari Kemenristekdikti, mereka akan menunjukkan produk dan desain  bisnis ke depan. (ern/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait