Saturday, 20 October 2018

Madrasah Diniyah, Diberi Bantuan Sesuai Dengan Komitmen Bupati dan Wakil Bupati

post-top-smn
bupati jember saat diwawancarai wartawan

Bupati Jember saat diwawancarai wartawan

Jember, SMN – Meningkatkan mutu pendidikan Diniyah dan pondok pesantren (Ponpes), serta memperkuat jaringan Masjid dan Pondok Pesantren sebagai pusat informasi dan pendidikan publik di Kabupaten Jember, ini merupakan komitmen Bupati Jember, dr Faida MMR, bersama Wakil Bupati Jember, KH Abdul Muqiet Arif, dalam RPJMD 2016-2017.

Menurut Bupati Faida, pihaknya berharap dengan adanya bantuan ini bisa memotivasi mengajar dan kinerja guru/ustadz, serta meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan di Madrasah Diniyah.

“Kalau bisa bantuan ini segera dicairkan oleh Dinas Pendidikan dalam minggu-minggu ini,” kata kepada media, kemarin.

Dikatakanpula oleh Bupati Faida, bahwa pendidikan Diniyah sangat berpengaruh dalam proses pembentukan karakter, baik secara pendidikan umum maupun pendidikan agama.

“Inilah yang menjadi pertimbangan kami selaku Pemerintah Kabupaten Jember untuk memberikan bantuan operasional bagi Madrasah Diniyah yang ada di Kabupaten Jember,” bebernya.

Dari informasi yang diperoleh, ada sekitar 1000 orang, dari unsur guru dan pengasuh Madrasah Diniyah (Madin), dikumpulkan di aula PB Sudirman, untuk mendapatkan arahan sekaligus informasi terkait dengan pencairan bantuan untuk sekolah-sekolah swasta dan penyelenggara pendidikan Madrasah Diniyah.

“Jika pada tahun-tahun lalu, Madrasah Diniyah hanya memperoleh bantuan operasional sebanyak 6 Bulan saja dalam setahun, maka untuk kali ini, 6 bulan berikutnya akan dibantu melalui APBD Kabupaten Jember, sehingga bantuan operasional Madin menjadi genap 12 kali setahun,” jelasnya.

Untuk satuan Biayanya, yaitu sebagai berikut :

– Santri/warga Belajar/Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula. Paket A dan Paket A Pondok pesantren, sebesar Rp. 15.000,-/siswa.

– Santri/warga Belajar/Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho. Paket B dan Paket B pondok pesantren, sebesar Rp. 25.000,-/siswa

– Guru Swasta SD/MI/SDLB/SB/Salafiyah Ula/SMP/MTs/SMPLB/Salafiyah Wustho Swasta dan Guru SMP Satu Atap /MTs Satu Atap, sebesar Rp. 300.000,-/guru/bulan.

Selain meningkatkan pendidikan di Madrasah Diniyah, Bupati Faida, juga tidak menginginkan adanya siswa-siswi SMA/SMK dari keluarga yang tidak mampu harus putus sekolah atau Drop Out.

Meski masih menunggu keputusan dari MK, terkait dengan status SMA/SMK. Namun, Bupati Faida telah menyediakan anggaran untuk menyelamatkan siswa-siswi SMA/SMK tersebut, agar tidak Drop Out sekolah. (atiek)

post-top-smn

Baca berita terkait