Tuesday, 21 May 2019

Lumajang Gelar Pemantapan Kemampuan SDM Operator PKH

post-top-smn

Bupati Lumajang, Cak Thoriq bersama Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menghadiri kegiatan Pemantapan Pendamping dan Operator SDM Program Keluarga Harapan (PKH), di Aula SMKN 2 Lumajang, pada Selasa (16/10) siang.

Lumajang, suaramedianasional.co.id – Bupati Lumajang,  Thoriqul Haq, mengungkapkan, peningkatan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat menjadi program yang harus tersinergi sehingga dibutuhkan sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan elemen terkait lainnya untuk menyelesaikan hal itu. “Problematika di setiap daerah tak terkecuali di Lumajang ini banyak, tidak mungkin pemerintah menyelesaikan sendiri tanpa dukungan masyarakat, makanya dibutuhkan kerjasama yang baik,” ungkap Cak Thoriq, sapaan akrabnya.

Cak Thoriq bersama Wakil Bupati, Indah Amperawati menyampaikan harapan tersebut, saat menghadiri Pemantapan Pendamping dan Operator SDM Program Keluarga Harapan (PKH), di Aula SMKN 2 Lumajang, pada Selasa (16/10) siang. Operator maupun tenaga pendamping program pemerintah yang sasarannya masyarakat kecil seperti PKH, menurut  Cak Thoriq, adalah salah satu jembatan yang akan mendukung komunikasi antara keduanya. Dengan demikian problematika yang ada di masyarakat dapat lebih cepat diketahui, ditangani dan diselesaikan,” ungkapnya.

Cak Thoriq juga mengulang kembali komitmennya bersama Wabup Bunda Indah, untuk memberikan yang terbaik selama memimpin daerah ini. “Saya dan Bunda Indah akan bekerja secara ekstra, untuk menyelesaikan problematika yang ada di masyarakat,” tandasnya.
Operator dan tenaga pendamping PKH memegang peranan penting sebagai bagian penyelesaian masalah-masalah keluarga dengan kendala ekonomi. “Harapan saya, teman-teman pendamping PKH, dapat membawa program ini ikut menolong penerima bantuan dalam konteks penanganan kemiskinan, kesehatan, dan ekonominya. Semua agar terfasilitasi dan dapat diselesaikan dengan cepat,” tambahnya.

Semantara itu, Bunda Indah, panggilan akrab Wakil Bupati Lumajang, berharap agar teman-teman PKH dapat menginformasikan masalah atau persoalan apa saja yang sedang berada di dalam masyarakat, sehingga pemerintah akan mengetahui dan menangani secara cepat dan tepat.  “Plt. Dinas Sosial harus bisa bersinergi dengan tenaga pendamping  PKH. Begitu juga sebaliknya, teman pendamping PKH juga bisa nurut  kepada Dinas Sosial selaku dinas yang menaungi, selama itu sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Pemantapan bagi pendamping dan operator PKH itu sendiri diharapkan akan meningkatkan pemahaman, pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan mereka sehingga mampu menjalankan tugasnya secara lebih baik. Acara pemantapan tersebut diikuti oleh kurang lebih 136 SDM PKH. (Tiek).

 

post-top-smn

Baca berita terkait