Monday, 23 July 2018

LUMAJANG BERGEJOLAK GARA GARA PERSOALAN MUTASI

post-top-smn

LUMAJANG, SMN — Undangan yang dilayangkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lumajang, pada kamis (24/5) tidak dihadiri oleh BKD, dengan alasan ada acara ditretes Pasuruan. Kemudian Panitia Pengawas Pemilu melayangkan panggilan kedua pada jumat (25/5), tetapi BKD tetap mangkir, tidak mau mendatangi panggilan tersebut.

Pemanggilan itu terkait persoalan mutasi pejabat tinggi tingkat pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, yang diduga banyak kejanggalan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisioner Panwaslu Kabupaten Lumajang, Amin Sobari SH, tadi malam, sebelum acara permintaan keterangan dari Plt Bupati Lumajang, dr Buntaran Supriyanto MKes.

“Setelah dilakukan pemanggilan terhadap 3 saksi, kini giliran BKD Kabupaten Lumajang, dan PLT Bupati Lumajang, yang dimintai keterangan soal mutasi pejabat yang diduga janggal,” bebernya.

Menurut Amin, pihak BKD dan Plt Bupati ini diundang pada hari yang sama, namun berbeda waktunya. BKD diundang pagi hari, PLT bupati siang hari. Dalam pemanggilan itu, BKD tidak hadir, sedang PLT bupati berkenan hadir pada malam hari.

“Alhamdulillah, Plt Bupati sudah hadir sekitar pukul 21.00 wib, dan selanjutnya akan kami mintai keterangan seputar masalah mutasi,” ungkapnya lagi.

Menurut Amin, bahwa pihak BKD pada hari ini (26/5) bisa hadir. Sebab yang mempunyai data dan kunci persoalan adalah pihak BKD.

“Kami berharap pihak BKD hadir, sebab sudah kami layangkan undangan lagi kepada BKD untuk bisa hadir. Undangan ini sifatnya untuk klarifikasi. Tadi malam yang hadir hanya Plt Bupati, yang didampingi Staf Ahli Pemerintahan, Agus Triyono,” jelasnya.

Amin mengutarakan, bahwa undangan ini untuk menghadirkan BKD, KPU dan Terlapor, yaitu Calon Bupati Lumajang, H As’at.

“Terlapor hadir apa tidak kami tidak tahu, sebab undangan sudah kami kirimkan kemarin siang. Dan undangan bagi Terlapor sekitar pukul 13.00 wib,” pungkasnya. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait