Sunday, 20 May 2018

KREATIVITAS DAN INOVASI SEBAGAI JALAN MENUJU SUKSES USAHA

post-top-smn

oleh (EDIT SWANTARA, SE  / Ketua Klinik UMKM Kota Kediri)

Edit Suwantara, SE

Edit Suwantara, SE

SMN – Kreativitas dan keinovativan menyatu dalam kewirausahaan, dalam kenyataannya, sering dijumpai wirausaha-wirausaha yang tidak memiliki sifat kreativitas dan keinovativan. Ada dua jenis wirausaha yaitu wirausaha kreatif inovatif dan wirausaha rutin. Wirausaha-wirausaha rutin yang terbanyak jumlahnya, adalah wirausaha-wirausaha tradisional, yang menghasilkan produk dan proses tidak ada perbedaannya dengan yang sudah ada. Perusahaan yang didirikannya tidak mengalami perkembangan. Misalnya usaha-usaha kecil tradisional, yang tidak memiliki tanda-tanda untuk menjadi perusahaan skala menengah atau besar. Ada juga perusahaan yang sudah menjadi besar, akan tetapi kemudian mengalami kehancuran, karena mengalami syndrome : relax zone atau comfort zone, merasa tidak perlu untuk menerapkan kaidah-kaidah kreativitas dan inovasi karena merasa sudah berhasil.

Wirausaha kreatif dan inovatif, adalah wirausaha yang memanfaatkan sifat-sifat kreativitas dan keinovativan baik didalam mengidentifikasi peluang, didalam mewujudkan peluang menjadi usaha, dan didalam mengembangkan usahanya, yaitu melalui tahap-tahap start-up, development, growth dan ekspansi. Seorang wirausaha yang kreatif dan inovatif, bukan wirausaha yang tidak pernah mengalami kegagalan, akan tetapi apabila mengalami kegagalan dapat bangkit kembali menjadikan perusahaannya lebih berdaya saing dari pada sebelumnya. Manfaat dari kreativitas dan inovasi bagi kewirausahaan untuk menemukan peluang yang potensial menjadi usaha yang menghasilkan manfaat bagi dirinya dan masyarakat, dan memberikan kemampuan didalam menghadapi persaingan dari perusahaan-perusahaan sejenis atau pendatang baru dan didalam rangka mengatasi goncangan-goncangan eksternal seperti, inflasi kenaikan bahan-bahan baku dan sebagainya.

Wirausaha agar menjadi seorang wirausaha yang kreatif dan inovatif perlu memahami secara mendalam pengertian kreativitas dan inovasi. Perlu dipahami bahwa kreativitas dan inovasi itu bukan mistik, bukan keturunan atau genetic. Kreativitas dan inovasi dapat dipelajari dan diajarkan, sama halnya dengan kewirausahaan. Secara sederhana kreativitas dapat diartikan cara berpikir untuk menghasilkan sesuatu yang baru atau menghasilkan gagasan-gagasan/ide-ide baru. Tingkat kebaharuannya menunjukkan tingkat/kualitas kreativitas yang dimilikinya. Gagasan-gagasan/ide-ide baru itu belum memberikan manfaat nyata, akan tetapi potensial untuk dikembangkan menghasilkan manfaat nyata. Gagasan-gagasan baru dapat berasal dari gagasan-gagsan yang sudah ada, atau yang belum ada sebelumnya, dapat juga berasal dari calon konsumen/pembeli dari kemajuan-kemajuan teknologi. Kewajiban seorang wirausaha dengan kemampuan berpikirnya yang dinamis dapat menghasilkan gagasan- gagasan/ide-ide baru dari berbagai sumber bagi perusahaan yang akan dikembangkannya.

Gagasan-gagasan/ide baru itu untuk menghasilkan manfaat harus dievaluasi baik secara teknis, yaitu kemungkinan dihasilkan secara efisien dan efektif dengan sumber daya yang dimilikinya. dan dievaluasi dari aspek komersial sejauhmana gagasan-gagasan/ide-ide baru itu dapat menghasilkan manfaat bagi calon-calon customer, sehingga akan menghasilkan aliran penerimaan. Apabila gagasan-gagasan itu lolos dari evaluasi tersebut, maka gagasan itu menjadi invensi/penemuan dan apabila ditindak lanjuti menjadi inovasi. Karena itu kreativitas sering didefinisikan “Thinking New Thing”, inovasi “Doing New Thing” atau Inovasi = Invensi + Eksploitasi / Komersialisasi. Sebagi contoh dari  kreativitas; Mengolah berbagai kerajinan dari sampah yang bisa menjadi komuditas tinggi sperti cardus bekas menjadi kreasi kotak pensil, kotak tisu, kotak pesan dll. Sebagi contoh dari inovasi, Inovasi merupakan eksploitasi sukses ide-ide baru (eksploitasi sukses ide-ide baru), atau penggunaan / mobilisasi pengetahuan, keterampilan, teknologi dan pengalaman untuk menciptakan produk, proses dan jasa.

Untuk menumbuhkan kreatifitas ada beberapa cara yaitu Buat pilihan untuk jadi kreatif; Perluas cakrawala; Buatlah langkah berani; Harapkan sedikit kegagalan dan jadikan dorongan untuk maju; Kenali pencapaian diri. Pilihan cara tersebut harus ditingkatkan agar lebih mengalir terus kreativitasnya dengan cara  Ambil istirahat; Tidur sebentar; Meditasi; Buat sedikit kebisingan; Go green; Maksimalkan berkendara; Log out; Bermimpi kecil.

Seorang wirausaha adalah seorang manager dan owner sekaligus. Oleh karena itu yang pertama-tama harus kreatif dan inovatif adalah wirausahanya sendiri dan menyebarkan sifat kreatif dan inovatif kepada karyawannya. Kemudian membangun struktur organisasi yang kondusif untuk berkembangnya kreativitas dan inovasi. Ada dua hal yang harus diperhatikan oleh calon wirausaha, atau wirausaha yang sudah jadi, agar menjadi wirausaha yang kreatif dan inovatif. Pertama, dapat memahami kiat-kiat/seni untuk menjadi kreatif dan inovatif, Kedua menguasai ketrampilan untuk menjadi wirausaha kreatif dan inovatif. Untuk itu wirausahawan harus bisa menetapkan jenis kreativitas. Jenis kreativitas dan inovasi ada dua yaitu kreativitas dan inovasi yang bersifat incremental dan radical. Ungkapan : “Innovate now or pay later”. Apakah inovasi sekarang, atau harus membayar / merugi kemudian. Inovasi memang tidak dapat diadakan setiap saat karena inovasi juga berarti perubahan. Suatu perusahaan yang terus-menerus berubah, karena melakukan inovasi pada setiap saat bukan keberhasilan yang dicapai akan tetapi kekacauan, karena itu yang penting bagaimana merencanakan inovasi dengan tepat. EDIT SUWANTARA, SE  / Ketua KLINIK UMKM Kota Kediri

post-top-smn

Baca berita terkait