Sunday, 20 May 2018

KPU: Pemilih Muda Jakarta Lebih dari 1,3 Juta Jiwa

post-top-smn
Pemilih muda di Pilkada Jakarta adalah mereka yang berusia antara 17 hingga 30 tahun.

Pemilih muda di Pilkada Jakarta adalah mereka yang berusia antara 17 hingga 30 tahun.

Jakarta, SMN – Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta mencatat ada 29 persen pemilih muda berusia 17-30 tahun yang akan berpartisipasi dalam Pilkada Jakarta 2017. Komisioner KPU DKI Betty Epsilon Idroos mengatakan, jumlah pemilih muda itu mencapai angka 1.347.855 jiwa.

Dalam catatan daftar pemilih sementara (DPS) yang telah disusun KPU DKI, 10 persen dari pemilih muda itu adalah pemilih pemula. Sementara, pemilih pemula berusia 17-21 tahun di ibu kota berjumlah 718.571 jiwa.

“Target partisipasi pada pilkada 2017 adalah 77,5 persen. Angka itu naik dari tingkat partisipasi Pilgub 2007 sebesar 65,4 persen, dan partisipasi putaran pertama hingga kedua Pilgub 2012 sebanyak 63,6 dan 66,7 persen,” ujar Betty di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (9/11).

KPU DKI yakin tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Jakarta 2017 dapat mencapai dan melampaui target. Itu karena metode sosialisasi pilkada kali ini diklaim dilakukan dengan metode yang berbeda dibanding Pemilu sebelumnya.

Betty menuturkan, dalam pilkada kali ini seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur juga aktif melakukan sosialisasi melalui media sosial. Hal itu diyakini membawa dampak positif bagi para pemilih muda di ibu kota.

“Pengguna Twitter terbesar adalah di Jakarta, sedunia loh. Facebook juga Jakarta termasuk kota tertinggi pengguna Facebook. Artinya kami akan mengimbau ke mereka (peserta Pilkada) untuk juga campaign melalui media sosial lebih kencang,” ujarnya.

Selain mengaktifkan kampanye melalui media sosial, KPU DKI juga berencana melakukan acara ‘kemping pemilu’ bersama para pemilih muda di ibu kota. Mereka juga akan dilibatkan oleh KPU DKI untuk menjadi pasukan relawan demokrasi jelang masa pemungutan suara 15 Februari 2017.

post-top-smn

Baca berita terkait