Thursday, 18 October 2018

KPU Kota Kediri Sosialisasikan LPPDK

post-top-smn

KPU Kota Kediri saat gelar sosialisasi LPPDK

Kediri, SMN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri melaksanakan Sosialisasi Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK), Rabu (30/5) malam bertempat di Lotus Garden Kediri. Acara dihadiri oleh tim kampanye pasangan calon Pilwali 2018, serta narasumber dari perwakilan Kantor Akuntan Publik (AKP) Surabaya, F. Ahmad Kurniawan, M.Ak, CA, CPA.

F. Ahmad Kurniawan menjelaskan bahwa pasangan calon setiap melakukan transaksi harus melampirkan laporan transfer dan bukti transfer. “Hal tersebut harus dilakukan karena sebagai bukti konkrit terkait keuangan masing-masing pasangan calon,”jelas F. Ahmad Kurniawan.

Terakit hal tersebut, tim kampanye masing-masing calon meminta agar diberikan contoh bagaimana bentuk laporan tersebut. Hal tersebut bertujuan agar laporan tersebut baku dan adanya kesamaan bentuk laporan masing-masing calon.

“Laporan transfer dan bukti transfer itu berbeda. Laporan transfer itu ada keterangan atau tulisan dari pihak yang ingin melakukan transfer dan ditanda tangani. Sedangkan bukti transfer itu dari pihak yang melakukan transaksi,”jelas F. Ahmad Kurniawan.

F. Ahmad Kurniawan menambahkan bahwa besarnya sumbangan dana kampanye setiap paslon bisa menyumbang lebih dari 75 juta, namun tidak boleh melebihi jumlah total kekayaan masing-masing paslon. “Batas penyerahan LPPDK sisa 24 hari, yaitu berakhir pada tanggal 24 Juni 2018,”ujar F. Ahmad Kurniawan. Terkait hal tersebut, tim kampanye masing-masing paslon meminta kepada KPU Kota Kediri untuk memberikan catatan atau semacamnya agar bisa menjadi payung hukum untuk menambahkan sumbangan dana kampanye.(adv/kpu)

post-top-smn

Baca berita terkait