Tuesday, 19 June 2018

KPU Kota Kediri Pelajari Situng Untuk Pilkada Kedepan

post-top-smn

KPU Kota Kediri saat simulasi Situng

Kediri, SMN – Situng adalah proses untuk penghitungan suara secara cepat, tetapi tidak bisa dijadikan dasar hukum penentuan calon terpilih atau tidak, jelas Zainuddin Mahfud sekretariat KPU Kota Kediri Divisi Teknis sekaligus penanggung jawab aplikasi Situng saat dimintai keterangannya di kantor KPU Kota Kediri, Kamis (7/6).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri melaksanakan aplikasi Situng bersama dengan tim dan anggota PPK se-Kota Kediri. Simulasi tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan KPU Kota Kediri untuk melaksanakan penghitungan suara cepat nanti pada tanggal 27 Juni 2018.”Hitung cepat itu sifatnya merekap hasil dari form C dan C1 tingkat KPPS pada hari H,”jelas Zainuddin Mahfud.

Zainuddin Mahfud menambahkan bahwa pada hari H form C dam C1 langsung masuk ke KPU Kota Kediri, kemudian oleh operator untuk dilakukan penginputan sehingga hasilnya langsung bisa diketahui oleh publik hasil hitung cepat oleh KPU Kota Kediri. “Jadi saya rasa itu lebih valid daripada lembaga quick count. Karena lembaga quick count itu hanya mengambil sampling beberapa persen yang 2% sampai 4%, kalu KPU hitung cepatnya 100%,”tegas Zainuddin Mahfud.

Proses penginputan dijelaskan oleh Zainuddin Mahfud bahwa nanti operator yang berjumalah 12 orang akan menginput C dan C1 dan sebagai buktinya hasil scan C dan C1 akan diinput juga yang kemudian diuplod di aplikasi Situng. “Untuk hasilnya bisa dilihat di website infopemilu.kpu.go.id sehingga bisa dilihat langsung saat itu juga,”tuturnya.

Terkait dengan waktu penginputan dijelaskan kembali oleh Zainuddin Mahfud bahwa jika proses penghitungan suara di tingkat TPS selesai maka berkas yang berupa form C dan C1 salinannya masuk ke dalam sampul yang akan diserahkan ke KPU dan langsung diinput oleh operator KPU.”Salinan sampul tersebut akan masuk ke PPS, PPK, dan untuk KPU sehingga KPU bisa langsung menginput data tersebut,”tandas Zainuddin Mahfud. (adv/bd)

post-top-smn

Baca berita terkait