Wednesday, 26 June 2019

Kota Mojokerto Terima 2 Penghargaan Pada Puncak Hari Keluarga Ke-XXIII Jawa Timur 2016 di Kab. Lamongan, Gubernur Larang Keras Aparatur Negara dan TNI Main Game Pokemon Go

post-top-smn
Pebyerahan penhargaan pada puncak Hari Keluarga ke-XXIII Jawa Timur di Kab. Lamongan

Pebyerahan penhargaan pada puncak Hari Keluarga ke-XXIII Jawa Timur di Kab. Lamongan

Kota Mojokerto, SMN – Pemerintah Kota Mojokerto menerima 2 (dua) Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo. Penghargaan tersebut diberikan pada acara puncak peringatan  Hari Keluarga   ke – XXIII Tingkat Propinsi  Jawa Timur dilaksanakan hari Rabu tanggal 20 Juli 2016 bertempat di Alon – alon Kabupaten Lamongan .Adapun 2 (dua) Penghargaan yang diperoleh dalam rangka Hari Keluarga ke – XXIII  Jawa Timur Tahun 2016  antara lain :

  1. Juara II Lomba Taman Posyandu terbaik Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2016 “Taman Posyandu Malabar Kelurahan Kedundung Kecamatan Magersari diserahkan kepada Ny. Yusronsyah, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Kedundung.
  1. Juara II lomba UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) Tingkat Propinsi Jawa Timur diserahkan kepada Hidayani Wakil Ketua UPPKS Mangga Kelurahan Prajurit Kulon. Menurutnya Kejuaraan ini diraih berkat sebuah inovasi UPPKS Mangga membuat produk usaha sambel Apel. Produk tersebut telah berkembang dapat meningkatkan perekonomian anggota karena pemasarannya ke Jakarta, Bali dan seluruh Jawa timur.

Gubernur Jawa Timur DR. H. Sukarwo  dalam sambutannya mengatakan seperti yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tentang konsep karakter bangsa yang meliputi 3 (tiga) hal antara lain pertama integritas. Kedua, kerja keras dan ketiga gotong royong. 3 (tiga) hal tersebut yang dapat mengantarkan negara Indonesia menuju keluarga yang sejahtera karena dengan memiliki jiwa integritas yang tinggi akan timbul semangat Aku Cinta Indonesia (ACI) dan gotong royong sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam kehidupan keluarga. Dengan bergotong royong dalam keluarga timbul  saling komunikasi, bermusyawarah untuk mencapai mufakat antar sesama anggota keluarga. Dalam hal ini  terutama orang tua harus menjadi contoh dalam kehidupan keluarga, jangan sampai keluarga kita dirusak oleh Pokemon Go yang saat sedang digandrungi oleh anak-2, remaja dan orang tua. Selamat Hari Keluarga yang ke – XXIII semoga yang berprestasi ke depan menjadi yang lebih baik lagi seperti dalam tahun 2016 pelayanan dibidang Lalu Lintas (Lalin) Jawa Timur No. 1 di Indonesia. Pada akhir sambutan pak de Karwo melarang keras seluruh aparatur Negara dan TNI  memainkan game Po Kemon Go karena dapat merusak mental bangsa, membahayakan diri sendiri dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun ada yang kecebur dilaut gara-gara bermain Po Kemon G. tegas  pakde Karwo.

Sementara Dra. Hj. Nina Sukarwo, Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Timur melaporkan Puncak peringtan Hari Keluarga ke – XXIII Jawa Timur dilaksanakan sebelum tingkat pusat melaksanakan puncak Harganas. Pelaksanaan kegiatan bekerja sama dengan BKKBN Propinsi Jawa Timur, Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Lamongan yang diikuti oleh 4000 (empat ribu) peserta dengan mengusung tema “ Harganas merupakan  momentum upaya membangun  karakter bangsa mewujudkan Indonesia sejahtera “  Adapun rangkaian kegiatan hari Keluarga pelayanan KB di Kab./Kota, generasi berencana di kampung KB, upacara bendera, pameran produk UPPKS, Evaluasi pasang alat kontrasepsi, seminar, penilaian lomba Puskesmas, lomba kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan.

Fadli, SH, MM Bupati Lamongan menyampaikan ucapan selamat datang kepada gubernur Jatim dan Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Timur Hj. Nina Sukarwo dan menyampaikan banyak terima kasih atas kepercayaan Kabupaten Lamongan yang ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan Hari Keluarga ke – XXIII Jawa timur tahun 2016. Dibidang Pendidikan Kabupaten Lamongan melaksanakan program 1821 artinya pada pukul 18.00 sampai dengan pukul 21.00 dimatikan HP dan TV mengajak anak-anak berkumpul orang tua bercerita dan belajar. Dengan program ini tujuannya ke depan menciptakan anak yang berkualitas. Dan yang menjadi kebanggan Kab. Lamongan selain sebagai lumbung padi Jatim juga industri pariwisata Lamongan merupakan 25 wisata terbaik di tingkat Asean. DR. Sanjoyo, Kepala Badan Deputi Pelatihan dan Pengembangan dari perwakilan BKKBN berharap peringatan ini kita terus berupaya meningkatkan ketahanan keluarga melalui 4 hal yakni keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya dan keluarga peduli.(hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait