Wednesday, 24 April 2019

Korupsi, 2 Oknum Aparat Desa Dawung Masuk Bui

post-top-smn

 

Kapolres AKBP Pranatal Hutajulu saat memaparkan pengungkapan kasus korupsi yang berhasil dilakukan Unit Tipikor Polres Ngawi, Senin (28/1).

Ngawi, suaramedianasional.co.id – Nasib Kepala Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, AWS dan salah satu perangkat desa berinisial Kdm, berujung tragis. Mereka berdua pernah kongkalikong terlibat dugaan korupsi tahun 2014, dan kini terungkap sehingga masuk bui. “Berkasnya sudah P21 atau dinyatakan lengkap dan kami juga sudah siap menyerahkan tersangka ke kejaksaan,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu.
Uraian Kapolres Ngawi, tahun 2014 AWS, menyewakan tanah kas desa dengan perantaraan perangkatnya berisial Kdm. “Dana sewa tanah kas desa tersebut, Rp 153,435 juta tidak disetorkan sebagai pendapatan asli desa (PADes),” kata Pranatal Hutajulu, Senin (28/1).
Dana tersebut digunakan oleh AWS sebanyak Rp 123,435 juta sedang sisa Rp 30 juta digunakan untuk kepentingan Kdm. “Walau pada akhirnya Kdm ini mengembalikan, namun kasus pidananya tetap berjalan,” ujar Kapolres.
Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus penjualan tanah kas desa yang dikorupsi ini dan menahan keduanya. AWS dan Kdm harus mendekam dalam tahanan dengan dugaan melanggar UU 20/2001, juga Permendagri 37/2007 tentang Pedoman Pengelolaan Anggaran desa dan Perbup Dana Desa.
Menurut Kapolres, modus operandi dugaan korupsi di desa termasuk melalui penjualan tanah kas atau aset-aset desa, tak menutup kemungkinan terjadi pula di desa-desa lain. “Kami sangat mengharapkan masukan masyarakat. Bila menemukan modus seperti ini, silakan laporkan!” ujarnya. (ari) 
post-top-smn

Baca berita terkait