Friday, 19 October 2018

Korban Begal Asal Kunir, Salah Satunya Adalah Anggota TNI

post-top-smn

Kapolres bersama Kasat Reskrim menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan

Lumajang, SMN – Polres Lumajang menggelar release komplotan begal dan pelaku ranmor yang berasal dari kunir. pada Rabu (25/7).

Dalam release tersebut, Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswanusi, SIK, didampingi Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, M.Hum, Paur Subag Humas IPDA BC Bhaskoro, dan Kanit Reskrim.

Kapolres menyampaikan bahwa, 5 begal ini sudah menjadi DPO Polres Lumajang, terutama pelaku berinisial AM, yang menjadi DPO sejak 1 tahun lalu.

Menurut Kapolres, bahwa tindakan pelaku sangat kejam dan tidak pernah kompromi pada korbannya. Mereka akan membacok korban bila motor rampasannya tidak diserahkan. Bahkan ada anggota TNI, Kopda Tritunggal,  yang ikut menjadi korban saat menolong korban, dengan cara dibacok.

Dan pada tanggal 22 Juli 2018, sekitar pukul 22.30, dilakukan penangkapan atas tersangka Am, dan  tersangka melakukan perlawanan.

“Saat akan ditangkap, AM melakukan perlawanan, dan sesuai anjuran Kapolri dan Kapolda, maka  kami tidak ragu ragu untuk melakukan tindakan tegas dan terukur, dengan menembak kaki pelaku,” jelas Kapolres.

Dijelaskan, Am sudah melakukan aksi kejahatan di 45 TKP (Tempat Kejadian Perkara), dibantu ASN, RD, SE, RH, DN. Kelima pria ini sudah pernah masuk lapas.

Mereka semua (para pelaku) berasal dari Kunir, Tempeh, Klakah Lumajang.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu, HP, celurit, STNK, beberapa sepeda motor milik pelaku dan hasil begal, serta dompet.

Atas perbuatannya mereka dikenakan pasal 363 dan 365 KUHP dengan ancaman berlapis, dengan hukuman 20 tahun penjara. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait