Saturday, 23 February 2019

KOPPAS ISTIQHOSAH DI TANAH REKLAIMING

post-top-smn

LP

LUMAJANG, SMN – Komunikasi Paguyuban Petani Pantai Selatan (KOPPAS) mengadakan istiqhosah bersama di lahan rawa sawah yang merupakan tanah reklaiming, pada Minggu (13/5).

Istiqhosah ini dilakukan menjelang bulan puasa, dan menurut Ketua KOPPAS Sapari, acara ini dihadiri oleh ratusan anggota KOPPAS.

“Mereka memohon, dengan memanjatkan do’a hajat, dan melalui istiqhosah ini petani yang tergabung dalam KOPPPAS berharap, agar lahan yang mereka kelola tidak lagi menjadi sengketa dengan pihak Kepala Desa Pandanwangi,” jelasnya .

Istiqhosah ini juga didukung oleh Kontras Surabaya, Serikat Petani Lumajang, dan juga LSM GEMPAR.

Sengeketa yang berawal dari pematokan sepihak yang dilakukan oleh Kepala Desa Pandanwangi sejak awal Februari kemarin, dengan dalih Reformasi Agraria.

“Pematokan itu dilakukan tanpa mengajak musyawarah petani penggarap lahan reklaiming ,” tegas Sapari.

Kalau melihat sejarah, tanah reklaiming yang saat ini ada, itu berawal dari dibukanya tahun 1948 lalu. Dan pada tahun 1974, tanah rawa yang sudah ada, dan sudah menjadi Surat Petok D, tiba tiba diambil oleh Pamong Desa, dan akhirnya dikelola oleh Purnawirawan TNI AD yang mendiami Translok.

Pada tahun 1998 pasca reformasi rakyat berhasil mengambil alih kembali tanah tersebut. Hingga sekarang, dan terus menjadi sengketa tanpa ada penyelesaian, yang
Pada akhirnya warga menuntut haknya. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait