Monday, 17 December 2018

Koperasi Pailit, Pengambilan Agunan Nasabah ke Penasehat Koperasi

post-top-smn
Wonogiri, SMN – Koperasi Mandira yang dulu beralamat di Selogiri  dan sejak 2005 telah tutup dikarenakan telah pailit, beberapa agunan nasabah yang dijaminkan waktu akad kredit seluruhnya ditahan oleh Maryono mantan Kades Jendi Selogiri sekaligus penasehat Koperasi Mandira sewaktu Koperasi masih aktif.
Menurut Maryono, Koperasi Mandira telah tutup sejak Tahun 2005, sewaktu Koperasi masih aktif saya sebagai penasehat. Bagi siapa saja yang akan mengambil agunan di Koperasi Mandira yang bersangkutan bisa datang sendiri kesini atau ke Koperasi Bina Sejahtera di Jendi karena sekarang Koperasi Bina Sejahtera yang kami mintai bantuan, jelasnya ketika ditemui SMN (13/9) dirumahnya Desa Jendi
Salah seorang pemilik agunan sertifikat Eko Wijiyanto warga Sambirejo Desa Wonokerto mengungkapkan, SHM atas nama saya sudah sekitar 17 tahun berada di Koperasi Mandira. Kronologinya SHM tersebut diagunkan oleh teman bernama Wilda Ariwijaya sebesar Rp. 10.000.000,- . Dalam perjalanan kredit hingga sekarang ternyata belum pernah mengangsur sekalipun hampir 17 tahun, kata Eko pemilik SHM
Karena sudah lama saya berniat mengambil SHM saya, dan baru tahu setelah ada rincian dari salah seorang pengurus Koperasi ternyata pinjaman sebesar 10 juta tersebut belum pernah diangsur sama sekali hingga mencapai 54 juta lebih.
Eko merasa heran dengan jumlah yang tertulis dalam rincian, dalam kurun waktu 5 tahun pinjaman 10 juta bisa membengkak hingga diatas 50 juta, ungkapnya dengan nada kesal
Namun ia Eko tetap akan berusaha mengambil SHM nya, mudah – mudahan setelah ada dana nanti ada keringanan dari pihak Koperasi sehingga dalam penyelesaiannya dapat lebih cepat, harapnya (H74)
post-top-smn

Baca berita terkait