Wednesday, 23 May 2018

Konsumsi LPG Non Subsidi Di Jatim Meningkat

post-top-smn

lpg-non-subsidi Surabaya, SMN – Konsumsi LPG non subsidi Pertamina Bright Gas 5.5 Kg di Jawa Timur terus mengalami peningkatan semenjak diluncurkan di wilayah Marketing Operation Region V di Surabaya pada bulan Februari 2016 yang lalu.

Area Manager Communication & Relation Pertamina MOR V, Heppy Wulansari mengatakan, pada Bulan Oktober 2016, di Jawa Timur Konsumsi Bright Gas 5.5 Kg sebesar 97.4 MT atau 374% dari rata-rata bulanan Bright Gas 5.5 Kg di tahun 2106 sebesar 26 MT.

Sama halnya dengan Bright Gas 5.5 Kg, konsumsi Bright Gas 12 Kg pun terus mengalami peningkatan. Konsumsi Bright Gas 12 Kg di Bulan Oktober 2016 sebesar 483 MT atau meningkat 161% dibandingkan rata-rata bulanan januari-Oktober sebesar 300 MT.

“Kami berterimakasih pada konsumen dan masyarakat yang sudah membeli LPG non subisidi khususnya Bright Gas. Selain itu apresiasi dan dukungan dari Pemerintah daerah yang sudah menggalakkan gerakan sadar non subsidi bagi masyakat mampu, hal ini tentunya mempengaruhi peningkatakan penjualan LPG non subisidi khususnya Bright Gas,” kata Heppy di Surabaya, Rabu (23/11).

Produk Bright Gas bisa dinikmati konsumen dengan berbagai keunggulan dan pelayanan seperti layanan pesan antar melalui contact Pertamina 1500000 dan kemudahan mendapatkan Bright Gas di Indomaret dan SPBU. Semua kelebihan tersebut dapat dinikmati konsumen dengan harga refill Rp 134.400 / tabung untuk Bright Gas 12 Kg, dan Bright Gas 5.5 Kg dengan refill Rp 61.500 / tabung.

Untuk memudahkan konsumen yang ingin menggunakan Bright Gas khususnya Bright Gas 5.5 Kg, Pertamina akan memfasilitasi dengan program penukaran 2 tabung LPG 3 Kg dengan 1 tabung LPG Bright Gas 5.5 Kg di Agen-agen LPG dan juga melalui Contact Pertamina sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. (mad/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait