Wednesday, 15 August 2018

Komplek Perumahan J City Tempat Penyimpanan Narkoba Dan Transaksi Jaringan Internasional, 3 Kg Sabu Sabu Disita Ditresnarkoba Polda Sumut

post-top-smn

Selasa (31/10) yang dipimpin AKBP Hilman Wijaya dan 8 personil telah menggerebek sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan J City No. 40 Blok 4 Metropolis 5 yang berada di Jalan Karya Wisata Kecamatan Medan Johor.

Medan, SMN – Polda Sumut Subdit 2 Unit 2 Dit Res Narkoba, Selasa (31/10) yang dipimpin AKBP Hilman Wijaya dan 8 personil telah menggerebek sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan J City No. 40 Blok 4 Metropolis 5 yang berada di Jalan Karya Wisata Kecamatan Medan Johor.
Penelusuran yang dilakukan wartawan Suara Media Nasional di lokasi penggerebekan, sejumlah rekan wartawan di beberapa media dilarang masuk untuk meliput bahkan dihalangi sejumlah petugas sekuriti yang berjaga di depan gerbang komplek Perumahan J City yang terkesan arogan terhadap beberapa wartawan media.
Karena dihalang halangi, salah satu rekan wartawan berusaha memberikan penjelasan bahwa kedatangan sebatas untuk meliput saja. Lagi lagi, salah satu petugas sekuriti bertubuh gempal bernama Heru Pratama menghalangi dan menutup pintu.
“Enggak bisa kalian masuk! Kalau mau masuk harus ada izin,” ucap salah satu petugas sekuriti bernama Abdul Halik berusaha menutup kamera fotografer salah satu rekan wartawan lainnya, Selasa (31/10). Kalian enggak ada izin jangan main ambil gambar aja,” ucap petugas sekuriti.
Karena dilarang masuk, sejumlah wartawan yang meliput menunggu di depan gerbang menunggu informasi berkembang. Beberapa rekan wartawan di beberapa media mengambil gambar dari jarak 30 meter.
Terkaitan penggerebekan tersebut, AKBP Hilman Wijaya yang berupaya dikonfirmasi Suara Media Nasional hingga sore hari, memberikan penjelasan membenarkan adanya penggerebekan. Namun, dia belum bisa merinci penggerebekan tersebut, siapa saja yang diamankan beserta jumlah barang bukti. “Benar, kita melakukan pengembangan hingga menuju lokasi J City. Tapi, sabar dulu ya masih dalam proses lebih lanjut,” ujarnya.
Pada keesokan harinya Rabu (1/11) Suara Media Nasional mencoba mengkonfirmasi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan, semalam kita melakukan penggerebekan di perumahan Komplek Perumahan J City No. 40 Blok 4 Metropolis 5. Petugas menangkap 5 orang tersangka bandar narkoba dan menyita sejumlah barang bukti berupa 3 kg sabu sabu, 6 unit ponsel, 5 buah dompet dan 1 unit mobil Mitsubishi Lancer hitam berpelat BK 1570 HE. “Kelimanya kini sudah ditahan di Markas Ditresnarkoba Poldasu,” kata Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung.
Kombes Pol Hendri Marpaung membeberkan identitas kelima tersangka pengedar narkotika itu yakni Nazri Faisal (40), warga Jalan Selamat Desa Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok, Tarmizi (32) warga Tandem Pasar IV Desa Budi Utomo Kecamatan Binjai Utara, Hasanuddin (32) warga Gampong Matang Raya Blang Sialet Kecamatan Baktiya Barat Aceh Utara, Edi Rinaldi (24) warga Jalan Marelan Raya Gang Sepakat Lingkungan 07 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan dan Mutiara Nindita (29) warga Jalan Sisingamangaraja Gang Syukur No 70 Kelurahan Sitirejo 11 Kecamatan Medan Amplas.
Lanjut, pengungkapan ini berawal ketika tim operasional Subdit 2 Unit 2 menangkap tersangka Nazri Faisal (40) dan Tarmizi alias Raju (32) di Kompleks J City Perumahan Metropolis 5 Blok 4 No 40. “Setelah diperiksa dan dikembangkan, diperoleh informasi salah satu tersangka berada di Marelan Pasar 2. Lalu sekitar pukul 19.00 WIB, Subdit 2 Unit 2 bergerak dan menangkap tersangka Edi Rinaldi (24) dengan barang bukti sebungkus yang diduga berisi sabu kurang lebih 100 gr,” ungkap Hendri.
Kemudian dari tersangka Edi Rinaldi (24), Subdit 2 memperoleh informasi, tersangka Tarmizi (32) akan menerima tiga bungkus plastik yang diduga berisi sabu seberat 3 kg. “Setelah mendalami informasi tersebut ternyata barang tersebut akan diantar oleh Hasanuddin (32). Hari itu juga, personil kami bergerak menuju J City dan menangkap Hasanuddin (32) dengan barang bukti 3 kg sabu,” ungkap Hendri.
“Setelah mendalami informasi tersebut ternyata barang tersebut akan diantar oleh tersangka Hasanuddin (32). Hari itu juga, personil kami bergerak menuju komplek Perumahan J City dan menangkap Hasanuddin (32) dengan barang bukti 3 kg sabu,” tandas Hendri.
Ditambahkannya, para tersangka masih diperiksa dan kasus ini masih kami kembangkan dikarenakan bahwa sabu tersebut dibungkus menggunakan bungkusan teh hijau. Biasanya kemasan seperti itu berasal dari luar Indonesia. “Sabu itu dari Malaysia dan Cina karena bungkusnya sama seperti yang kita tangkap sebelumnya dengan menggunakan bungkus teh Cina. Ini sebenarnya jaringan internasional karena memasoknya dari luar Indonesia,” tegas Hendri. (Ohiruddin Lubis)
post-top-smn

Baca berita terkait