Wednesday, 20 June 2018

Komisi E Minta Semua Puskesmas di Jatim Sediakan Tempat Rawat Inap

post-top-smn
Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr Agung Mulyono

Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr Agung Mulyono

Surabaya, SMN – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta kepada Puskesmas untuk menyediakan atau menambahkan fasilitas Rawat inap. Pasalnya sampai saat ini baru sekitar 500 Puskesmas yang rawat inap. Akibatnya, minat masyarakat untuk berobat di Puskesmas juga masih rendah.

“Masyarakat sekarang ini masih sedikit yang mau berobat ke Puskesmas. Ini adalah bukti nyata Puskesmas harus mengubah diri menjadi lebih baik. Oleh sebab itu akreditasi Puskesmas ini sangat penting,” ujar Ketua Komisi E, dr Agung Mulyono di DPRD Jatim, Rabu (15/11).

Menurutnya, semua Puskesmas harus dapat menjadi rawat inap, sehingga bisa mendekatkan dengan masyarakat. Selama ini banyak masyarakat yang tidak percaya dengan Puskesmas.

Untuk itu, kata dr Agung, Puskesmas harus mengubah diri menjadi pelayanan yang meningkat derajatnya. Menunjang hal tersebut, kini tinggal menambah dokter spesialis dan layanan.

“Perlu penambahan spesialis dan layanan, agar masyarakat ini tidak perlu repot dan jauh-jauh mencari tempat berobat,” ujar dr Agung yang juga politisi asal Fraksi Partai Demokrat ini.

Senada, Asisten IV Sekdaprov Jatim Bidang Administrasi Umum Mujib Affan menerangkan, saat ini di Jawa Timur terdapat 960 Puskesmas. Dari jumlah tersebut yang memiliki layanan rawat ini baru mencapai 58%.

Untuk bisa mendapat kepercayaan, Puskesmas harus meningkatkan performa. Salah satu cara meningkatkan performa Puskesmas adalah dengan melaksanakan akreditasi.  Sebanyak 70% penyakit harusnya bisa ditangani oleh Puskesmas.

Dengan akreditasi, Puskesmas diharapkan mampu melakukan ini sehingga tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit-rumah sakit rujukan. “Maka kami meminta kepada Dinkes tetap melanjutkan penilaian kinerja Puskesmas melalui akreditasi. Jika performa sesuai standar kompetensi Dinkes, rakyat pasti akan berobat di Puskesmas. Tidak ke mana-mana,” ujar Mujib Affan. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait