Sunday, 21 October 2018

Komisi B Berharap Pemerintah Pusat Serahkan Enam Pabrik Gula ke Pemprov Jatim

post-top-smn
Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agus Maimun

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agus Maimun

Surabaya, SMN – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berharap kepada pemerintah pusat enam pabrik gula yang direncanakan ditutup agar diserahkan ke pemerintah provinsi Jatim.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Agus Maimun di DPRD Jatim, Rabu (4/1) mengatakan, pihak DPRD kecewa dengan keputusan pemerintah pusat yang tetap menutup pabrik tersebut serta mengahlifungsikan menjadi heritage tanpa ada komunikasi dengan pemprov Jatim.

Oleh karena itu untuk menindaklanjuti masalah tersebut, Komisi B akan menyurati dan mendatangi ke pemerintah pusat khususnya BUMN agar segera menyerahkan pabrik gula untuk dikelola Pemprov Jatim dan menolak penutupan enam pabrik tersebut.

Bahkan pihaknya menyatakan apabila pabrik ini ditutup akan mematikan nasib petani tebu di Jatim, dan akan menambah jumlah kemiskinan di Jatim.  “Gubernur Jatim saat ini telah gencar-gencarnya mengurangi angka kemiskinan di Jatim dengan sejumlah program. Namun dengan adanya penutupan pabrik ini nanti akan menambah angka kemiskinan di Jatim,” papar Agus Maimun politisi asal Fraksi PAN Jatim ini.

Sekedar diketahui, Kementerian BUMN merencanakan akan menutup sejumlah pabrik gula yang dikelolanya dengan alasan efisiensi dalam produksi. Melihat rencana tersebut, tampaknya PT Perkebunan Nusantara (PTPN)XI telah melakukan program regrouping terhadap enam Pabrik Gula yang dikelolanya.

Enam pabrik gula tersebut antara lain PG Kanigoro Madiun, PG Olean, PG Wringin Anom, PG Pandjie, PG Rejosari dan PG Purwodadi. Dipilihnya enam pabrik gula tersebut, pihak PTPN XI menilai memiliki kapasitas produksi kecil dan kurang suplai tebu ke pabrik gula tersebut. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait